Manado, MMC-Keberadaan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado jadi sorotan khusus personil Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado, Benny Parasan. Politisi yang sudah empat periode duduk di DPRD Manado itu menilai PD Pasar tak memberi keuntungan dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“PD Pasar itu dipercaya mengelola pasar dengan harapan bisa berkontribusi untuk PAD. Namun, kenyataannya mengecewakan. Saat ini PD Pasar bahkan tak dibebani target PAD. Kalau seperti ini keberadaan PD Pasar perlu dievaluasi,” kata Benny.
Ketua Komisi 1 ini pun mengusulkan agar pengelolaan pasar dikembalikan ke dinas saja. “Wali Kota Manado jangan ragu mengambil keputusan. Demi perbaikan dan peningkatan PAD, sudah saatnya pasar dikelola dinas kembali,” Benny menegaskan.
Sekretaris DPC Gerindra Manado ini percaya banyak birokrat senior di Pemkot Manado bisa mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pasar. “Banyak ASN juga yang bisa difungsikan dalam menata pasar dan pelayanan untuk masyarakat,”ucapnya.
Disinggung soal ratusan karyawan PD Pasar, Benny menyebut tetap bisa difungsikan untuk berbagai tugas. “Karyawannya diberdayakan. Pemasukan dari retribusi harus dimaksimalkan untuk kemajuan pembangunan di Manado,” ungkapnya.
Keberadaan PD Pasar ini sebelumnya sudah dipertanyakan Ketua Fraksi PAN Bobby Daud. Politisi yang akrap disapa Boda itu merasa Pemkot Manado mengistimewakan PD Pasar dengan tidak memberikan beban PAD.
“Pedagang yang berjualan di pasar itu aktif memberikan retribusi. Kok bisa tak ada target PAD untuk PD Pasar? Fraksi PAN di DPRD Manado akan menolak laporan pertanggungjawaban wali kota jika PD Pasar tak diberikan target PAD,” kata Boda.(wan/nji)