SANGIHE, megamanado com- Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap tokoh Agama di kabupaten Kepulauan Sangihe, melalui program Forum Kordinasi Umat Beragama (FKUB), sebanyak 734 Tokoh Agama yang ada di 12 kecamatan terima bantuan operasional.
Kegiatan dipusatkan di aula Papanuhung Santiago, dihadiri langsung wakil Bupati Sangihe Thendris Bulahari , Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P. Kepala Pengadila Negeri Tahuna Sigit Triatmojo, S.H., M.H., perwakilan Komendan Kodim 1301 Sangihe, kepala bagian Kesbangpol Gollfried Pella, Max Pangimangen mewakili DPRD, serta seluruh Pengurus FKUB Sangihe, Selasa (9/12/2025).
Ketua FKUB, Pdt Leopol Alberd Tamalawe, S.Th, dalam sambutannya, apa yang bole disalurkan hari ini sebagai bentuk ucapan terimakasih dari pemerintah daerah terhadap tokoh Agama yang telah berjuang dalam tugas yang dipercayakan, jangan dilihat dari jumlah yang diterima, tapi lihat akan perhatian pemerintah daerah terhadap tugas kita masing-masing.
“Jadikan semua ini sebagai motivasi dalam tugas pelayanan kita semua di jemaat kita masing-masing, kami juga harus menyampaikan kalau ini merupakan penyaluran tahap 2 karena yang lain sudah diserahkan pada ibadah Natal Oikumene kemarin, lanjutkan tugas pelayanan yang sudah Tuhan percayakan kepada kita semua, selamat Natal dan Tahun Baru,” ucap Tamalawe.
Sementara Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P, dalam sambutanya, bersukur bisa bertatap muka langsung dengan tokoh Agama yang ada di Sangihe, melalui program FKUB momentum ini harus menjadi penyemangat Bapak Ibu sekalian dalam mengembang tugas, karena begitu dan luar biasa perhatian pemerintah daerah terhadap Bapak Ibu sekalian yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.
“Dikesempatan ini saya harus menitipkan disaat semua umat Kristiani mempersiapkan perayaan Natal dan Tahun Baru, bantulah dalam doa untuk saudara saudara kita yang saat ini mengalami bencana alam, sambil kita menjaga daerah kita tetap dalam kondusif aman, melalui peran Bapak Ibu sekalian untuk mengingatkan kepada jemaat untuk mengurangi konsumsi minuman keras yang berlebihan,” kunci Kapolres. (e’Q)