Potensi Bencana Tinggi, Bitung Tetapkan Tanggap Darurat

Banjir yang terjadi pekan lalu di sejumlah wilayah di Bitung.(ist)

Bitung, megamanado- Pemkot Bitung menetapkan status tanggap darurat bencana selama beberapa waktu kedepan. Keputusan itu diambil karena potensi bencana yang dihadapi terbilang tinggi.

 

Read More

Peningkatan status ini disampaikan Walikota Bitung Maurits Mantiri dalam rapat yang membahas potensi kebencanaan, Selasa (10/5/2022) di Ruang VIP Kantor Walikota setempat. Rapat itu diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemkot Bitung.

 

Maurits awalnya membeber laporan peristiwa bencana yang terjadi beberapa waktu terakhir. Bencana dimaksud bersifat hidrometeorologi yang meliputi banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

 

“Dari akhir Bulan April sampai awal bulan ini hampir setiap hari ada laporan bencana. Laporan disampaikan oleh Camat dan Lurah yang wilayahnya tertimpa bencana,” ungkapnya.

 

Peristiwa itu kata dia, terjadi di hampir seluruh kecamatan di Bitung kecuali Pulau Lembeh. Beruntung sampai hari ini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

 

“Tapi kita jangan menunggu ada korban jiwa baru ambil tindakan. Harus responsif dengan kondisi saat ini. Makanya peningkatan status dari siaga menjadi tanggap darurat bencana harus dilakukan,” tukas Maurits yang saat itu memimpin rapat bersama Wakil Walikota Hengky Honandar.

 

Lebih lanjut, ia pun membeber dasar peningkatan status kebencanaan. Ketua Pria Kaum Bapa Sinode GMIM ini menyentil hasil koordinasi dengan instansi berkompeten.

 

“Kita sudah berkoordinasi dengan BMKG, Badan Informasi Geospasial dan Kementerian PUPR. Kemudian ada juga peringatan dini dari BNPB. Semua koordinasi itu ada rekomendasi yang dituangkan dalam surat sehingga menjadi dasar bagi kita. Intinya disampaikan selama Bulan Mei potensi terjadi bencana hidrometeorologi sangat tinggi,” paparnya.

 

Maurits mengaku tak mau ambil resiko dengan kemungkinan yang bakal terjadi. Langkah antisipasi harus disiapkan demi mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Untuk itulah peningkatan status kebencanaan ditetapkan. Hal tersebut tertuang dalam SK Walikota Bitung Nomor 188.45/HKM/SK/113/2022.

 

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkot Bitung, Fivy Kadeke, memberikan keterangan secara terpisah. Ia menyampaikan upaya yang akan dilakukan selama status tanggap darurat bencana.

“Selama ini sebenarnya kita sudah sesuai trek. Tapi memang harus ditingkatkan lagi. Kita akan memperkuat antisipasi dan mitigasi bencana supaya situasi lebih baik,” ujarnya.

 

Perihal bencana yang sudah terjadi, Fivy memastikan Pemkot Bitung akan memberikan bantuan ke semua warga yang jadi korban, terutama membantu pemenuhan kebutuhan dasar. Selain itu, identifikasi dampak yang ditimbulkan juga akan diperinci untuk kepentingan di kemudian hari.(sdb)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts