Lagi, Isu Ijazah Palsu Mencuat di DPRD Bitung, Kali Ini Sasar Kader Demokrat

Logo Partai Demokrat.(ist)

Bitung, megamanado– Dugaan penggunaan ijazah Paket C bermasalah kembali mencuat dari internal DPRD Bitung. Setelah sebelumnya Partai Golkar, kali ini isu serupa menyasar oknum legislator dari Partai Demokrat.

Read More

 

Informasi dirangkum per Sabtu (14/2/2026) menyebut, dugaan ijazah Paket C bermasalah ini pertama kali terungkap tiga tahun lalu. Kala itu oknum legislator dari Partai Demokrat baru akan mencalonkan diri untuk Pemilu Legislatif 2024.

 

“Jadi waktu itu yang bersangkutan baru akan mendaftar ke KPU Bitung sebagai caleg (calon anggota legislatif,red) untuk DPRD Bitung. Waktu itu masih tahun 2023,” ungkap sumber yang meminta identitasnya disimpan.

 

Sesuai ketentuan, bakal caleg yang akan didaftarkan setiap partai ke KPU wajib melengkapi semua dokumen persyaratan, salah satunya ijazah. Nyatanya, dalam kasus ini oknum legislator dimaksud hampir saja membatalkan pencalonannya. Hal itu dikarenakan kelengkapan dokumennya belum terpenuhi.

 

“Nyaris membatalkan pencalonan karena dokumennya belum lengkap. Yang belum lengkap itu adalah ijazah. Tapi tidak tahu bagaimana caranya, tiba-tiba ketika sudah akan mendaftar ke KPU, ijazah sudah ada. Dan itu ijazah Paket C,” tandas sumber.

 

Lebih jauh, sumber turut mengungkap lembaga yang mengeluarkan ijazah Paket C untuk oknum legislator dari Partai Demokrat. Lembaga itu bernama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anugerah yang berlokasi di Kecamatan Girian.

 

“Nanti dicek saja supaya jelas,” ujarnya.

 

Diketahui, pada Pemilu Legislatif 2024 lalu Partai Demokrat memperoleh tiga kursi untuk DPRD Bitung. Tiga kursi itu masing-masing atas nama Franky Julianto dari Dapil Bitung 1 (Maesa), Lady Lumantouw dari Dapil Bitung 2 (Madidir-Girian), dan Abigail Sigarlaki dari Dapil Bitung 3 (Ranowulu-Matuari).

 

Terkait informasi di atas, salah satu fungsionaris Partai Demokrat Bitung, Franky Julianto, enggan berkomentar lebih saat dikonfirmasi. Ia tidak membenarkan tapi juga tidak mempermasalahkan informasi itu mencuat ke publik.

 

“Saya no comment saja,” singkatnya seraya tertawa kecil.(bds)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts