
Talaud Mega Manado.Com- Setelah beberapa hari terjebak dengan Siklon Tropis Surigae di atas Laut dengan menggunakan Rumpon (Rompong), Nelayan asal Kota Beo Kecamatan Beo, Berhasil di temukan dan di Evakuasi oleh Tim SAR Lanal Melonguane 20/04/2021.
Komandan Lanal (Danlanal) Letnal Kolonel (Letkol) Adi Sucipto mengatakan, Nelayan asal Kota Beo Kecamatan Beo Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sudah Kami temukan, dan langsung di Evakuasi ke darat, dengan menggunakan Searider ujar Sucipto.
Peristiwa ini, bermula dari Informasi Warga bahwa, ada Tiga Nelayan asal Beo, terjebak dengan Siklon Tropis Surigae, di Perairan Kabupaten Talaud, dan hanya menggunakan Rumpon, Informasi Kami terima, Nelayan Tersebut membutuhkan Bantuan dan Pertolongan kata Sucipto.
Merespon Informasi tersebut, Danlanal Letkol Mar Adi Sucipto, langsung bergerak cepat dengan Tim SAR Lanal Melonguane, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Talaud, dan langsung melakukan Pencarian dengan menggunakan Searider milik Lanal Melonguane imbuhnya.

Setelah menempuh titik Jarak kurang lebih 1000 Mil atau, 1.852 KM Lautan di bibir Samudera Pasifik, Tim SAR gabungan yang di Pimpin Letkol Mar Adi Sucipto, yang pernah Berdinas dan ditempatkan di Satuan Taifib Korps Marinir Angkatan Laut, berhasil menemukan dan Mengevakuasi Tiga Nelayan asal Kota Beo, dan langsung di beri Penanganan Tim Medis, untuk memastikan Kesehatannya ungkap Sucipto.
Walaupun di tengah Cuaca yang sangat Ekstrem, karena Dampak dari Siklon Tropis Surigae, Pencarian Tiga Nelayan asal Kota Beo, di temukan dengan Kondisi Selamat, dan berlangsung dengan Cepat, Lancar dan Aman. “Untuk Mengantisipasi Bahaya Dampak Siklon Tropis Surigae, Baiknya Pelaut, Penyedia Jasa Transportasi Laut, dan seluruh Pihak yang terkait, Sebaiknya jangan dulu melakukan Aktifitas” Imbau Sucipto.
Mudah mudahan, Siklon Tropis Surigae ini cepat berlalu, dan Semoga Kita Semua dalam Lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa pungkasnya.
Pewarta, Jun.



