
SANGIHE, megamanado com- Beruntung nasib empat nelayan asal Tamako, saat mengalami musibah di tengah pelayaran hendak menuju pulau Kalama mencari ikan, Sabtu (14/11/2020), bahateng patah akibat hantaman ombak besar, yang mengakibatkan perahu yang mereka gunakan oleng dan kemasukan air. Berbagai upaya tentunya di lakukan ke empat nelayan ini untuk menyelamatkan diri mereka.
Dalam waktu kurang lebih 2 jam terapung, berkisar pukul 15:30 wita, mereka di tolong ABK kapal Ekspres Bahari, yang biasa melayani penumpang Manado Tahuna, “dengan cekatan beberapa ABK dengan mengunakan pelampung langsung terjun melakukan pertolongan kepada 4 warga yang saat itu terapung berpegangan di perahu mereka yang sudah kemasukan air,” ucap HD, salah satu saksi yang ada bersama dalam pelayaran di Kapal Ekspres Bahari, hendak menuju Tahuna.
Dijelaskan pula, setelah ke 4 warga itu berhasil di evakuasi, mereka mendapat penanganan medis pertama dari pihak kapal, “di berikan makan dan minuman hangat, informasi mereka berasal dari Tamako tujuan mereka hendak menuju di sekitar pulau Kalama untuk mencari ikan, namun naas dalam pelayaran mereka mengalami musibah ombak besar menghantam perahu mereka sehingga bahateng patah,” jelas HD.
Ke 4 nelayan Asal Tamako, setelah tibah di Tahuna, lanjut pelayanan medis di RS daerah dan sampai berita ini di turunkan, beberapa data terkait nama ke 4 nelayan masih sementara di rampungkan oleh awak media ini. (e’Q)


