Manado, MMC- Menetap di Jakarta, Deasy Roring akhirnya memilih mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Bankom Garda Sakti (BGS). Pengunduran diri mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Manado itu sudah ia sampaikan kepada pengurus dan anggota BGS lainnya.
“Benar Ibu Deasy sudah mengutarakan itu secara langsung kepada kami di Manado akhir Desember 2019. Kesibukannya di Jakarta membuat ia tak bisa aktif memimpin BGS seperti lalu,” kata Joy Vecky Oroh, mantan Bendahara Umum BGS kepada wartawan di Manado, Rabu (5/2/2020 pagi.
Pengunduran Deasy itu bahkan sudah disertai dengan kelengkapan administrasi berupa surat kepada pengurus yang ada.Joy dan sejumlah pengurus BGS menyampaikan terima kasih atas kontribusi pengusaha kembang bunga itu dalam membesarkan BGS.
“Nama BGS mulai dikenal lagi setelah dipimpin Ibu Deasy. Dia sudah meletakkan fondasi yang baik,” ujar Joy yang dibenarkan Michael Boroni, mantan Ketua Harian BGS.
Agar roda organisasi berjalan baik, pengurus yang ada menurut Boroni kemudian melakukan rapat. “Semua sepakat untuk menjadikan Wakil Ketua Umum Andri Lawidu sebagai Plt Ketua BGS,” ucap Boroni.
Selain menetapkan Lawidu sebagai Plt, juga disepakati untuk mengisi kekosongan sejumlah pengurus inti. “Alexander Mellese menjadi ketua harian, Rudy sebagai bendahara umum dan Berche Longdong menjadi kabid ops,” kata Boroni.
Lawidu yang dikonfirmasi membenarkan pernyataan Boroni tersebut. Pria berbadan subur itu meminta semua pengurus dan anggota untuk tetap semangat dan menjaga kebersamaan.
“Saya dan Alexander Mellese serta pengurus lainnya akan memimpin organisasi dengan baik sampai adanya ketua umum yang baru. Kami akan mencarikan figur terbaik dan tepat untuk meneruskan kepemimpinan Deasy Roring,” ujar Lawidu. (nji)

