
SANGIHE, megamanado com- Pertarungan final cabang olahraga tinju, di Pekan Olahraga Provinsi Bitung 2019 Jumat (6/12/2019/, 3 atlet tinju Sangihe, yang lolos ke babak final mampu memberikan perlawanan yang cukup berimbang, Bahkan salah satu atlet berdarah Minasa Selatan penyumbang medali emas pertama untuk Sangihe di cabang olahraga tinju.
Bernama lengkap Agnes Mintje main di kelas 54 kg ini, mampu menyelesaikan 3 ronde dengan pukulan pukulan jitu, Agnes mampu menang angka terhadap petinju asal Boltim Yunita Linda Rotty.
Agnes saat ditemui media ini usai pertandingan, sangat bangga dengan hasil yang diraih malam ini, semua karena Tuhan dan juga semua pelatih yang kurang lebih 1 bulan mendampingi kami selama proses latihan.
“Secara pribadi saya bangga bisa memberikan sesuatu untuk kabupaten Sangihe, perjuangan selama 1 Bulan lewat latihan bersama semua pelatih memberikan saya bersama teman-teman suatu pengalaman yang sangat menguntungkan untuk saya secara fisik dan juga mental,” ucap Agnes.
Pelatih Wensi Londa, saat ditemui media ini, Agnes adalah atlet yang berbakat, namun tetap perlu ada pendampingan dari pelatih untuk menjadi atlet tinju yang hebat.
“Agnes anak yang berbakat, dan punya kemauan yang tinggi dalam proses latihan, sehingga menghasilkan sesuatu yang tidak semua atlet raih, ini harus menjadi motifasi bagi generasi muda Sangihe untuk mengunakan potensi yang ada untuk mengharumkan nama Daerah, Sangihe adalah gudang atlet tinju sudah saatnya generasi muda Sangihe untuk bangkit,” Harap Londa.
Sementara menurut Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, ditemui media ini di tempat lomba, apresiasi yang tinggi buat setiap atlet tinju Sangihe yang telah menoreh prestasi dalam Porpov saat ini, apalagi ada atlet yang harus didatangkan dari daerah lain.
“2 medali emas, 1 perak dan 6 perunggu, ini hasil yang luar biasa untuk Sangihe, sehingga saya secara pribadi bersama seluruh masyarakat Sangihe menyampaikan terimakasih buat pelatih, terlebih kepada 14 atlet tinju Sangihe baik yang telah menoreh prestasi bahkan bagi yang masih tertunda, termasuk atlet dari daerah lain yang berjuang dan memberikan hasil untuk Sangihe perjuangan kalian ini menjadi penyemangat, pendorong bagi generasi muda yang lain yang ada di Sangihe,” kunci Gaghana. (e’Q)


