MANADO, MMC– Jurani Rurubua adalah pengecualian. Ia ist the best legislator. Pujian itu disampaikan Sekretaris Forum Pemantau Parlemen (FPP) Sulut, Jelly Wensi Siwi atau JWS. Pujian itu didasari kinerja wakil rakyat Manado yang memang sangat baik.
Selain tak pernah absen berkantor di DPRD Manado, politisi PSI ini juga aktif menyampaikan laporan pertanggungjawaban kehadirannya di rumah rakyat secara berkala ke partai dan masyarakat. Tak hanya itu ia tetap intens menemui masyarakat. “Kami pantau ia rajin menyisir sejumlah lokasi di dua kecamatan, Singkil dan Mapanget. Ia turun untuk mendengar aspirasi konsituennya,” kata JWS kepada wartawan di Manado, Rabu (16/10/2019).
Sangat jarang politisi yang sudah duduk di legislatif menurut JWS mau kembali secara intens bertatap muka dengan masyarakat. Tapi, Jurani memperlihatkan itu. Ia sangat intens turun lapangan. Tak sekedar menemui warga, politisi PSI ini juga rela merogeh koceknya untuk berbagi dengan masyarakat.
Setelah mendistribusikan air bersih di sejumlah titik pada September lalu, wanita cantik yang piawai dunia marketing ini terpantau wartawan menyalurkan 1.000 karung beras dan 1.000 bungkus bimoli di wilayah Singkil dan Mapanget, Selasa (15/10/2019). Saat kebakaran gereja Solagratia lalu, Rani sapaan akrab wanita berdarah Toraja dan Minahasa ini juga menyumbangkan setengah gajinya untuk perbaikan rumah ibadah tersebut.
“Torang kira saat ibu (Jurani) so terpilih, ibu so lupa pa torang, dan so nda mo turun-turun baku dapa deng torang. Ternyata nyanda kote. Ibu selalu datang pa torang. Ibu nda pernah lupa pa torang,” kata salah satu ibu dari Paniki Bawah.
Warga mengaku terharu dengan perhatian Jurani. “Perhatian Ibu Rani sungguh luar. Ini wakil rakyat yang mulia dan sangat rakyat. Terima kasih Tuhan karena pilihan kami tidak salah,” kata salah satu pemuda yang tinggal di Politeknik.
“Sering-sering datang ne ibu Rani, torang kwa nda butuh apa-apa. Yang penting ibu tetap baku dapa deng berkomunikasi deng torang, so senang torang,” ujar seorang ibu dari Kairagi Satu.
Mendapat pujian, Jurani tetap merendah. Politisi yang baru didapuk Forum Pemantau Parlemen (FPP) Suut sebagai Legislator Berdedikasi Sulut di triwulan pertama 2019 ini menyebut ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat.
“Saya lakukan agar mereka bisa merasakan secuil gaji saya, yang merupakan hasil pilihan tangan mereka. Memeluk mereka, merasakan apa yang mereka rasakan suatu kebahagian dan kenikmatan hidup,” ucapnya.
Tonaas Departemen Ekonomi DPP Laskar Manguni Indonesia (LMI) ini ingin hidupnya bermanfaat bagi orang banyak. “Jika nanti saya tak lagi mencalonkan diri menjadi anggota wewan, setidaknya saya sudah melaksanakan tugas dengan baik. Ya Tuhan pakailah hidupku untuk menjadi berkat. Bila saatnya nanti kutakberdaya lagi, hidup ini sudah jadi berkat,” ujar Jurani. (nji)

