TAHUNA- Jika memenuhi syarat, akan ada dua Balai Latihan Kerja (BLK) di Sangihe. Syarat kelayakan pembangunan BLK ini ditentukan oleh Tim Teknis dari Dinas Ketenagakerjaan yang telah mensurvei dua lokasi BLK yakni BLK Komunitas Pesantren dan BLK Komunitas GMIST
Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs Dokta Pangandaheng kepada media ini. Jumat(31/5/2019). Menurutnya mudah-mudahan kedua BLK ini memenuhi syarat dan tahun ini direncanakan akan diadakan pembangunan fisik.
“Kemarin dari tim teknis sudah melihat lokasi dan mensurvei BLK Komunitas Pesantren dan BLK Komunitas GMIST. Mudah-mudahan keduanya memenuhi syarat sehingga tahun ini segera dibangun pembangunan fisiknya,” ujar Pangandaheng.
Soal tenaga pengajar yang akan mengajar di dua BLK itu, Dokta mengatakan berasal dari para putra-putri terbaik Sangihe sendiri.
“Instruktur atau tenaga pengajar di dua BLK Pesantren dan GMIST itu sesuai jurusan. Jurusan yang sangat dibutuhkan itu yakni menjahit dan pemeliharaan AC. Jadi nanti instrukturnya dari putra-putri Sangihe, tapi mereka tetap akan dilatih oleh Kemenaker selama tiga bulan di Jakarta,”ungkapnya.
Selain rencana pembangunan BLK, pihak Disnaker juga telah menyeleksi para pemuda-pemudi Sangihe untuk latihan kerja di BLK Ternate dan BLK Bekasi.
“Yang direkrut untuk dikirim latihan kerja ini kan ada untuk dua BLK. kalau yang di BLK Ternate dari sekian yang mendaftar yang dinyatakan lulus itu delapan orang. Mereka siap berangkat tanggal 10 Juni dan mudah-mudahan tanggal 9 Juni dilepas oleh Bupati. Kalau ke BLK Bekasi akhir bulan Juni proses pemberangkatan ke Bekasi,” pungkas Pangandaheng. (eky)