MITRA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mengimbau, masyarakat untuk mewaspadai cuaca tidak menentu sering terjadi belakangan ini.
Dikatakan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler (Humpro) Mitra yang juga sebagai juru bicara Pemkab Mitra Franky Wowor, saat ini sudah mulai turun hujan dengan intensitas yang tinggi. Belum lagi kita tak bisa prediksi terjadinya gempa bumi, seperti baru-baru ini terjadi di Mitra.
Untuk itu, saya atas nama Pak Bupati James Sumendap SH, meminta warga untuk menghindari tempat-tempat yang rawan banjir dan tanah longsor,” ajak Wowor.
Wowor menambahkan, di Mitra ada beberapa daerah yang harus diwaspadai karena rawan terjadi banjir, seperti di Pusomaen, dan Ratatotok khususnya di Desa Soyowan. Tapi ada juga yang rawan dengan tanah longsor, seperti di wilayah Touluaan Selatan dan Ratahan Timur.
“Pada intinya, semua wilayah tak lepas dari yang namanyw ancaman ini. Maka dari itu pemkab berharap kita tetap ada persiapan dan cepat menghindar jika terjadi curah hujan tinggi ataupun terjadi gempa bumi,” pesan Wowor.
Dia juga meminta, seluruh jajaran Pemkab Mitra bahkan seluruh warga untuk bisa ada sinergitas dengan cepat memberikan informasi pihak terkait, seperti ke BPBD Mitra apabila melihat ada potensi terjadi bencana alam.
“Agar kita cepat melakukan langkah antisipasi penanganannya. Sebab kita berharap tak ada yang terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Wowor. (tom)