Bitung, megamanado– Anggota DPRD Bitung Abigail Sigarlaki terseret kasus dugaan ijazah Paket C bermasalah. Menanggapi hal itu, kader Partai Demokrat ini justru mengklaim lulusan sekolah luar negeri.
“Itu tidak betul (isu ijazah Paket C bermasalah,red). Saya lulus dari sekolah di luar negeri,” ujarnya saat ditemui di kompleks Kantor DPRD Bitung di Kecamatan Maesa, Kamis (19/2/2026) sore tadi.
Abi sapaan akrab dia, tidak mempermasalahkan munculnya tudingan dimaksud. Ia secara eksplisit bahkan menantang untuk membuktikannya. Namun demikian, ia dengan tegas menyatakan hal itu tidak benar.
“Yang pasti itu tidak benar,” tandasnya.
Abi mengaku lulus dari sekolah luar negeri bernama Harbert Hills Academy pada 2018 silam. Sekolah tersebut diklaim setara SMA di Indonesia. Dari situ, ia kemudian kembali ke Indonesia dan melanjutkan mengambil studi S-1 di Universitas Klabat (Unklab) Airmadidi.
“Jadi saya kuliah di Unklab pakai ijazah itu,” ucapnya.
Menariknya, personil Komisi I DPRD Bitung ini tak menampik dirinya punya ijazah Paket C. Ia juga mengakui ijazah itu dipakainya untuk mendaftarkan diri sebagai caleg DPRD Bitung pada Pemilu 2024 lalu.
“Karena harus penyesuaian. Saya harus ikut kesetaraan untuk mendaftar jadi caleg, jadi saya ikut Paket C,” terangnya.
Berdasarkan data diperoleh, Abi memang pernah mengikuti pendidikan kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anugerah Girian Permai. Ia lulus dari situ pada tahun 2023. Hal ini sesuai yang tertera dalam salinan ijazah Paket C miliknya yang bertanggal 6 Mei 2023.
Anehnya, terdapat kejanggalan antara ijazah Paket C milik Abi dan data informasi PKBM Anugerah. Ijazah Abi bertanggal 6 Mei 2023, sementara SK operasional PKBM Anugerah bertanggal 26 Juni 2023. Artinya, Abi sudah memperoleh ijazah Paket C dari PKBM Anugerah, sebelum lembaga tersebut mengantongi SK operasional.
Hal ini pun sudah ditanyakan ke Abi. Hanya saja yang bersangkutan enggan berkomentar lebih. Ia menyarankan wartawan untuk mengonfirmasi langsung ke pengelola PKBM Anugerah.
“Kalau itu tanya langsung ke pengelola PKBM,” cetusnya.(bds)
Abigail Sigarlaki.(ist)

