SANGIHE, megamanado com- Kontingen paduan suara dan Vocal Grup pelka Bapak GMIST Galilea Tapuang, di bawa pimpinan Pnt. Treenov Toufan Pontoh, SH, menjadi primadona di festival paduan suara, masamper dan Vocal Grup, di HUT 25 Tahun pria kaum Bapa Sinode GERMITA, dan HUT 159 Tahun GERMITA Imanuel Beo.
Ini dibuktikan hasil pantauan media ini, saat festival seni di GERMITA Imanuel Beo (2-4/5), kontingen Galilea Tapuang, sempat terundang di kediaman Bupati Kabupaten Talaud yang di jemput oleh beberapa pimpinan OPD, juga staf khusus Bupati.
Tidak sampai disitu, pada saat lomba Vocal Grup dan paduan suara, hampir separuh masyarakat Beo, hanya ingin menyaksikan penampilan Galilea Tapuang, tidak heran saat Vocal Grup Galilea Tapuang tampil, ruang untuk penonton baik di dalam gedung gereja juga bagian bangsal semua penuh oleh penonton.
Begitupun saat lomba paduan suara, Galilea semestinya tampil di awal sesuai no urut naik panggung, namun permintaan panitia, Galilea Malle Choir, (GMC) kalau bisa tampil di akhir, karena kalau GMC tampil di awal perlombaan, setelah GMC tampil tempat penonton dipastikan akan kosong.
Tidak heran penampilan vocal grub dan paduan suara Galilea Tapuang, selain memukau penonton dan masyarakat Beo dan Talaud pada umumnya, juga mendapat apresiasi dari ke tiga tim juri, vocal grub juara 1 dan paduan suara juara 3, yang menurut ketua pelka Bapak GMIST Galilea Tapuang, Pnt. Treenov Toufan Pontoh, hasil yang cukup memuaskan, tapi yang terpenting di sini adalah kita sudah bersaksi tentang kuasa Tuhan melalui puji-pujian.
“Bagi kami hasil akhir dalam setiap perlombaan itu tergantung selera setiap juri, jadi bukan harus mendapat juara berapa, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita mau merangkul pelka Bapak GMIST khususnya, untuk bersama-sama terlibat bersaksi tentang kebesaran Tuhan, melalui puji-pujian,” ucap Pontoh.
Kami menyampaikan terimakasih lanjut Pontoh, untuk panitia GERMITA Imanuel Beo, dan K.P PKB GERMITA yang sudah melayani kami, juga pemerintah dan masyarakat kabupaten Talaud, setiap kebaikan yang kami terima selama ada di Talaud tidak dapat kami sampaikan melalui kata kata.
“Luar biasa pelayanan dan perhatian dari panitia Imanuel Beo, juga K.P PKB GERMITA, begitu juga pemerintah dan masyarakat kabupaten Talaud, kurang lebih Empat hari, kami tidak pernah merasakan kekurangan, semua tersedia apalagi soal makan dan minum, dan tempat akomodasi, kalian luar biasa, Tuhan pasti akan membalas setiap kebaikan kalian,” kunci Pontoh. (e’Q)

