
Talaud Mega Manado.Com-Pasca Pelemparan Kendaraan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Lirung, di Desa Kalongan Kecamatan Kalongan Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ini Kronologisnya :
Kapolsek Lirung, Iptu La Ali melalui Anggotanya, Kepala Pos (Kapos) Kecamatan Kalongan, Aipda Michael mengatakan, Kronologis pelemparan awalnya terjadi, saat di Duga Korban Dedi Yakobus dan Sofian Awawangi, Pegawai PLN Lirung yang sedang melakukan Perbaikan, di Lokasi Tempat Tinggal Saudara Ben Sasauw, yang berlokasi di Desa Kalongan Selatan ujar Michael.
Kemudian, setelah ke Dua Korban selesai melakukan Perbaikan tersebut, Mereka bermaksud kembali ke Kantor Cabang PLN Lirung, tiba tiba di Lokasi Wilayah Kalongan Utara, Kendaraan Kedua Oknum Korban Pegawai PLN Lirung, di Lempari Oknum Masyarakat Kalongan kata Kapos Kalongan, Michael 21/04/2021, saat di hubungi di Via WA.
Menyikapi Tindakan Oknum Pelemparan tersebut, Korban a/n Dedi Yakobus, dan Sofian Awawangi, Pegawai PLN Cabang Rayon Lirung, turun dari Kendaraan yang di Tumpanginya, sembari bertanya kepada Masyarakat yang ada di Sekitar, dan menyakinkan ; apakah Kendaraan yang di Tumpangi Mereka Berdua, Benar di Lempari, atau tidak.? ” “Kendaraan yang di Tumpangi Oknum Korban PLN Rayon Lirung, Benar di Lempari dengan Batu” katanya Lagi.
Setelah turun dari Kendaraan yang di Tumpangi oleh Pegawai PLN Cabang/Rayon Lirung, Mereka Berdua yakni ; Dedi Yakobus dan Sofian Awawangi, Melihat Langsung Oknum yang di Duga melakukan Pelemparan tersebut a/n Ratu Loli, memegang Parang (Sajam), dan memegang Senter dengan maksud menerangi Wilayah tersebut ungkap Michael.
Di ketahui, saat Kedua di Duga Oknum Korban yakni, Dedi Yakobus dan Sofian Awawangi, Pegawai PLN Ranting Lirung, saat menegur Oknum yang di Duga Melempari Kendaraan yang di Tumpangi Mereka Berdua, Situasi Semakin Memanas di Karenakan ; sudah Banyak Masyarakat yang terkumpul di Wilayah (Lokasi) tersebut, hingga Istri di Duga Pelaku dan Beberapa Warga Kalongan, mencoba Melerai, Menegur, dan Mengamankan Oknum di Duga Pelaku Pelemparan, dengan memegang Senter dan Sajam papar Michael.
Merasa tidak Aman dan Nyaman, Kedua Oknum yang di Duga Korban Pelemparan Kendaraan PLN Ranting Lirung tersebut, Langsung Mengadukan hingga Melaporkan Kejadian ini kepada Pihak yang Berwajib kepada Kapos Kalongan, dan di tindak lanjuti oleh Polsek Lirung paparnya lagi.
Terduga Oknum Pelempar Kendaraan PLN Ranting Lirung a/n Ratu Loli, saat ini sedang Menjalani Pemeriksaan lebih lanjut, di Polsek Kecamatan Lirung pungkas Michael.
(Red) Menurut Ratu Loli ; Persoalan ini terjadi di karenakan : Pelayanan dari pihak PLN Rayon Lirung tidak Memadai ungkapnya.
Tidak hanya Saya Pribadi kata Loli. Hampir seluruh Warga yang ada di Pulau Salibabu, Kesal dengan adanya Pelayanan dan Perlakuan dari Pihak PLN Rayon Lirung, selalu membuat Listrik Padam-Menyala, hingga Memadamkan Listrik, tidak pada Jadwal yang di Umumkan Pungkas Loli.
Pewarta, Jun.



