Talaud, megamanado.com- Recky Tughuriri dan masyarakat Desa Bantik mengaku puas dengan hasil hearing atau rapat dengar pendapat yang digelar DPRD Kabupaten (Dekab) Talaud. Kepala desa atau kades yang sedang menjalani pembinaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud itu berjanji untuk selalu berkoordinasi dengan Camat Beo Utara.
“Saya selaku kades dan atas nama masyarakat Desa Bantik menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Bupati E2L dan Wakil Bupati Moktar Parapaga yang sudah menerima semua aspirasi kami. Tak lupa kami menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya demonstransi atau unjuk rasa pada kunjungan kerja Pemkab Talaud di desa kami,” ujar Recky usai rapat dengar pendapat soal penaktifan Kades Bantik di Dekab Talaud, Rabu (24/6/2020).
Ia meminta masyarakat untuk menciptakan suasana kondusif. “Saya juga berharap bisa segera diaktifkan untuk menjalankan tugas sebagai Kades Bantik,” kata Recky.
Sementara Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemkab Talaud, Daud Malensang mengisyaratkan untuk mengaktifkan Recky kembali. “Kami memberi pembinaan. Kalau sudah melewati tahapan pembinaan dan mengakui kesalahan serta seirama dalam pembangunan pasti akan diaktifkan kembali,” ujar Malensang.
Ia membandingkan kasus serupa yang dilakukan Kades Tarohan, Kecamatan Beo Selatan. “Setelah menjalani sanksi yang bersangkutan sudah diaktifkan sebagai desa lagi” kata Malensang. (jun)
