Manado, MMC-Arthur Mozes Lawalata atau AML sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut pemilihan wali kota (Pilwako) Manado 2020. Direktur Rumah Sakit Siloams Sonder itu telah mendaftarkan diri sebagai Calon Wali Kota Manado di Partai Golkar Manado.
Namun, banyak kalangan yang sangsi akan kehadirannya di panggung politik. “Kami ragu karena AML dari kalangan profesional dan tidak intens bersosialisasi, baik dengan masyarakat maupun dengan elit partai yang punya kursi atau bisa mengusung calon di Pilwako Manado,” ujar Ridwan Dowens, aktivis dan pengamat politik Sulut kepada wartawan di Manafo, Rabu (27/11/2019l.
RIdwan mengakui konsep di bidang kesehatan yang ditawarkan AML cukup menarik. Namun, hal itu menurut dia belum cukup dalam upaya mendapatkan rekomendasi dari partai politik.
“Ada dua hal yang menjadi perimbangan partai dalam menetapkan calon. Pertama elektabilitas atau hasil survei dan kedua kesiapan dana. Tentu juga calon sedang tidak bermasalah,” ucapnya.
Dari dua pertimbangan itu, lanjut dia, AML agak tertinggal dari sisi elektabilitas. “Ia baru star. Bandingkan dengan calon lain yang sudah lama bersosialisasi. Kalau disurvei sekarang, AML pasti tertinggal. Sementara soal dana, kami tidak tahu. Bisa saja AML sudah menyiapkan dana,” kata dia lagi.
JIka memamg serius maju, Ridwan menyarankan AML untuk lebih gencar bersosialisasi ke masyarakat dan aktif berkomunikasi dengan petinggi partai. “Tim sukses yang dibentuk harus kerja keras ,” ujar Ridwan lagi. (ale)

