Manado, MMC-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado menyampaikan beberapa poin atau catatan untuk menjadi perhatian pihak eksekutif atau Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Catatan itu dikumpulkan selama pembahasan KUA-PPAS Manado 2020.
“Kami mengapresiasi kehadiran sejumlah pimpinan OPD saat pembahasan. Namun mohon kiranya Wali Kota Manado mengevaluasi beberapa OPD yang tidak pernah hadir,” kata Jeane Lalujan selalku juru bicara atau Jubir Banggar saat rapat paripurna penetapan APBD 2020, Senin (25/11/2019).
OPD yang tidak pernah hadir itu menurut Jeane antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. “Sejumlah kepala bagian dan camat juga tak hadir,” katanya.
Catatan lainnya soal PD Pasar. Banggar mempertanyakan tak adanya target PAD untuk PD Pasar. Banggar juga meminta PD Pasar membuka portal di pasar tradisional.
Selanjutnya Banggar mengingatkan Pemkot untuk tidak melakukan penganggaran yang sama atau sejenis di dua dinas. “Ini perlu menjadi perhatian,” ucap legislator enerjik ini.
Yang menarik DPRD Manado tak lagi menganggarkan perjalanan dinas tahun depan ke luar negeri. Banggar pun menghapus penganggaran mobil dinas baru untuk pimpinan DPRD Manado.
“Pimpinan DPRD Manado sudah memberikan contoh. Kami juga berharap penganggaran kendaraan dinas di setiap OPD,” ujar Jeane. (wan/nji)
