MINUT-Alfamidi kembali jadi sorotan. Salah satu perusahaan ritel terbesar di Tanah Air ini lagi-lagi menjual produk yang ditengarai sudah kadaluarsa dan tak layak dikonsumsi.
Noldi Watung, salah satu anggota Polres Minut mengaku nyaris menjadi korban makanan expired yang dijual pada gerai Alfamidi di wilayah Mapanget, Manado. Dari informasi yang dirangkum, kejadian tersebut saat Noldi Watung yang kesehariannya bertugas sebagai Kasium di Polres Minut, membeli Spaghetti La Fonte, Senin (26/3/2018).
Ia kaget saat hendak memasak Spaghetti La Fonte yang baru dibelinya. Spaghetti tersebut sudah dalam keadaan rusak dan berwarna aneh.
“Spaghettinya sudah berjamur dan ada serangga jenis “logong”. Untung saya perhatikan, begini bisa jadi korban keracunan makanan kadaluarsa,” ujar Watung.
Tak terima dengan kondisi makanan kemasan tersebut, Watung akhirnya kembali ke Alfamidi dan melakukan komplain dengan kondisi makanan yang sudah rusak itu. “Mereka ngotot jika tidak mengetahui hal itu. Ini sangat tidak masuk akal, masa produk yang didagangkan mereka tidak tahu kapan kadaluarsanya. Harusnya itu rutin dicek agar barang kadaluarsa tidak dijual. Kasihan kalau orang lain yang tidak tahu apa-apa bisa-bisa mereka jadi korban,” Watung menegaskan.
Bahkan untuk membuktikan hal itu, Noldi Watung mengambil contoh spghetti yang masih dalam kondisi bagus dengan yang dibelinya dan langsung menunjukkan ke pihak Alfamidi. “Bayangkan saat yang spaghetti yang masih dalam kondisi bagus berbeda jauh dengan yang sudah kadaluarsa yang saya beli. Yang masih bagus warnanya kuning sedangkan yang rusak berwarna gelap dan plastiknya sudah lubang-lubang akibat serangga,” ujarnya.
Ia berharap ada perhatian pemerintah soal ini. “Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” ungkapnya.
Kasus makanan expired di gerai Alfamidi, sebenarnya sudah beberapa kali diadukan konsumen. Beberapa bulan sebelumnya, salah satu gembala di Langowan yakni Sony Sumilat dan seorang jurnalis, Greinny S juga mengalami hal yang sama.
Kepada wartawan, Sony mengaku tiga kali membeli mie instant yang sudah kadaluarsa. Kasus produk expired di gerai Alfamidi Langowan itu kini sementara berproses di Polda Sulut. (rey)


