TOMOHON, Megamanado.com – Jemaat GMIM Talete Baitlahim Wilayah Tomohon Sentrum melaksanakan Ibadah Hari Jumat Agung untuk memperingati kematian Tuhan Yesus Kristus, Jumat (3/4/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di gedung gereja.
Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Pdt. Andrio M. Awuy, STh, dan dihadiri ratusan anggota jemaat yang datang untuk mengikuti rangkaian peribadatan dengan penuh penghayatan.
Dalam khotbahnya, Pdt. Awuy mengawali perenungan dengan mengangkat kisah Abraham yang diperintahkan Tuhan untuk mempersembahkan Ishak sebagai korban. Kisah tersebut menjadi pengantar bagi jemaat untuk memahami makna pengorbanan yang sejati dalam rencana keselamatan Allah.
“Pengorbanan Abraham menjadi gambaran awal tentang ketaatan dan iman, namun pengorbanan Tuhan Yesus Kristus adalah kurban yang terakhir dan sempurna bagi penebusan dosa umat manusia,” ujar Pdt. Awuy.
Ia menegaskan, melalui kematian Yesus di kayu salib, umat manusia memperoleh pengudusan sekali untuk selama-lamanya, sebagaimana tertulis dalam Ibrani 10:10 yang menjadi pokok khotbah dalam ibadah tersebut.
Suasana ibadah berlangsung penuh kekhusyukan, di mana jemaat diajak untuk merenungkan kembali makna pengorbanan Kristus serta memperdalam iman dalam kehidupan sehari-hari.
Ibadah Jumat Agung ini menjadi momentum penting bagi jemaat GMIM Baitlahim Talete Satu untuk memperkuat spiritualitas dan menghayati kasih Allah yang dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.
(Fjt)

