Program Angkutan Gratis Pelajar: Dimulai di Era Maurits, Dilanjutkan Hengky, Sekarang Terhenti di Tengah Jalan

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bitung Hevie Sumarrau.(ist)

Bitung, megamanado- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bitung terus memberikan catatan kritis di momentum peringatan setahun kepemimpinan Hengky Honandar dan Randito Maringka. Terbaru, catatan yang disampaikan terkait realisasi program angkutan gratis bagi anak sekolah.

Read More

 

Hevie Sumarrau, satu dari 11 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bitung, angkat bicara soal ini pada Jumat (20/2/2025) sore. Ia mengaku mendapat informasi program tersebut sudah tidak dilanjutkan pada tahun ini.

 

“Saya dapat informasi tahun ini sudah dihentikan. Alasannya karena efisiensi anggaran,” ujarnya.

 

Hevie pun menyayangkan fakta tersebut. Meski memahami alasan keterbatasan anggaran, ia menyarankan program dimaksud harusnya tetap berjalan. Pasalnya, Hevie berpendapat program angkutan gratis bagi anak sekolah ini merupakan program yang bagus.

 

“Ini sebenarnya program yang sangat bagus dari Pak Walikota dan Wakil Walikota. Buktinya, ketika program ini dihentikan, saya mendapat banyak pertanyaan dari konstituen saya, terutama yang berada di Pulau Lembeh. Mereka kecewa (dihentikan) karena ketika program ini jalan mereka sangat terbantu menyekolahkan anak mereka,” tuturnya.

 

Personil Komisi I DPRD Bitung ini berharap kedepan Pemkot Bitung akan mengevaluasi kebijakan penghentian program dimaksud. Ia mendorong ada kajian lebih matang untuk nantinya jadi pertimbangan melanjutkan program itu.

Peluncuran program angkutan gratis bagi anak sekolah oleh Walikota dan Wakil Walikota Bitung, Hengky Honandar-Randito Maringka. Pelucuran dilaksanakan Bulan Agustus tahun lalu.(ist)

“Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Jadi semoga dipertimbangkan kembali untuk dilanjutkan,” pintanya.

 

Berdasarkan penelusuran di lapangan, program angkutan gratis bagi anak sekolah memang sudah tidak berlanjut mulai tahun ini. Hanya saja, kendaraan mikrolet yang jadi mitra program tersebut diperintahkan tidak mencabut stiker program yang ditempelkan. Alasannya agar masyarakat tahu program ini masih berjalan.

 

Pemkot Bitung melalui Dinas Perhubungan belum memberikan keterangan perihal terhentinya program angkutan gratis ini. Upaya konfirmasi ke Kepala Dinas Perhubungan Oktaf Kandoli tak membuahkan hasil hingga berita ini dipublikasikan.

 

Program angkutan gratis bagi anak sekolah sejatinya bukan barang baru. Di zaman Walikota Bitung Maurits Mantiri program ini sudah diluncurkan. Maurits melakukannya sejak awal tahun 2024, tepatnya di akhir Bulan Januari, yang didukung penuh oleh Dinas Perhubungan.

 

Sementara, pemerintahan saat ini melanjutkan program tersebut dengan melaksanakan peluncuran pada Agustus 2025. Walikota Hengky Honandar dan Wakil Walikota Randito Maringka melakukan pemasangan stiker di kendaraan mikrolet, sebagai tanda dimulainya program tersebut.

 

Terkait penamaan program, ada sedikit perubahan di era pemerintahan sekarang. Jika di era Maurits Mantiri program ini diberi nama Angkutan Cerdas, kini oleh Hengky Honandar nama program itu diubah menjadi Angkutan Harmonis.(bds)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts