MANADO,megamanado – Kepala SMPN 8 Manado, Rahman Manggopa menjelaskan, tudingan para guru honorer melalui pemberitaan bahwa dia tidak membayar gaji itu tidak benar. Sebab dana Bantuan Operasional Sekolah belum cair.
“Saya selalu membayar gaji guru honor, kalaupun ada keterlambatan itu disebabkan dana Bantuan Operasional Sekolah belum cair,” terangnya Kamis (21/08)
Olehnya dia ingin menyampaikan ke masyarakat terkait tudingan kepada dia itu tidak benar. Dirinya juga sudah meminta penjelasan dari guru-guru honor tersebut. Menurut pernyataan mereka tidak pernah menyampaikan hal demikian.Rahman membantah keras tuduhan dalam pemberitaan tersebut.
“Itu berita hoax. Tidak benar,” katanya saat memberikan penjelasan Kamis (21/08).
Dalam konferensi pers, Rahman Manggopa mengatakan, sehubungan dengan pemberitaan miring, sudah ada pertemuan dengan mereka dan saya sebagai kepala sekolah tentu punya hak jawab.
Manggopa menjelaskan, pihaknya melakukan bantahan keras tentang apa yang mereka muat sesuai dengan pembayaran dan sudah dijelaskan secara detail.
“Semua itu berpengaruh dan terus terang keluarga saya merasa terganggu,” ujarnya.
Setelah dilakukan penelusuran hingga ke sumber berita, paparnya, ternyata yang memberikan informasi mengelak tentang hal tersebut.
“Terus terang, semua yang dimuat dalam berita itu bohong alias hoax. Saya secara pribadi sangat-sangat keberatan dan menyesal dengan pemberitaan seperti itu. Semua yang berhubungan dengan dana BOS, pengunaannya selalu transparan, baik kepada guru maupun saat rapat orangtua siswa. Pos-pos anggaran semua saya sampaikan,” paparnya. (cie)