Hari Spesial, Pricilla Sompotan dan Keluarga Doa Bersama Penghuni Panti Hana Karondoran

Priscilla Sompotan (tengah) dan putrinya Pingkan Sompotan (berdiri) di Panti Hana Karondoran (foto: dok Megamanado)

Bitung, megamanado-Ada berbagai cara mensyukuri kebaikan Tuhan dalam hidup. Di Hari spesialnya, Pricilla Sompotan memilih untuk menepi dari kota. Ia dan keluarga serta sejumlah sahabatnya menyambangi Lembaga Kesejahateraan Sosial Lanjut Usia (LKS- HU) Hana atau Panti Jompo Hana di Desa Karondoran, Ranowulu, Bitung, Minggu (11/5/2025).


Doa dan nyanyi bersama yang dipimpin hamba Tuhan Pdt Noni Sahetapy (foto: dok Megamanado)

Di panti jompo tersebut, pengusaha cantik itu bercengkerama dengan puluhan penghuni panti. Pricilla yang didampingi dua puterinya, Pingkan dan Berlian membaur dengan penghuni.  Tak ada jarak, Pricilla melihat semuanya seperti keluarga. Beberapa penghuni panti memeluknya.

“Semua karena kemurahan dan penyertaan Tuhan. Dia yang menuntun dan mempertemukan kita. Tuhan kiranya terus menjaga dan memberkati pengelola serta semua penghuni Panti Hana,” kata Pris.


Priscilla membaur dan bercengkarama dengan sejumlah penghuni panti (foto: dok Megamanado)

Pengelola panti, Ros Kantohe menyampaikan terima kasih atas kunjungan Priscilla dan rombongan dari Manado. “Sumbangan dari Ibu Pricilla  kami sampaikan ke Ibu Grace di Papua.  Beras dan kebutuhan Sembako lainnya yang dibawa hari ini semua kami laporkan ke Ibu Grace sebagai pemilik dan penyandang Panti Hana. Tuhan kiranya terus mencurahkan berkat-berkatNYA untuk Ibu Pricilla dan keluarga,” ujar Ros.

Penghuni Panti Hana saat ini menurut Ros berjumlah 19 orang.  Rinciannya 11 orang lanjut usia dan delapan anak-anak. Sebagai pengelola, Ros dan suami berusaha menjadi orang tua atau sahabat bagi semuanya.

Pengelola Panti Ros Kantohe dan suami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pricilla Sompotan bersama rombongan (foto: dok Megamanado)

“Harus penuh kesabaran menghadapi dan melayani mereka. Kadang tidak mudah memahami kemauan  oma-oma atau yang sudah lanjut usia. Tapi puji Tuhan sampai sejauh ini bisa berjalan baik,” ujar Ros.

Ia mengakui banyak tantangan dalam mengurus panti.  Apalagi saat keuangan dan kebutuhan lainnya menipis. “Kebetulan saya orang Karondoran. Jadi saya harus gerak cepat menyiasatinya, misalnya mencari sayuran dan lainnyaa,” ucapnya.

Ros bersyukur karena Grace Katuuk selaku  pemilik dan penyandang utama juga cepat bertindak  kalau ada kebutuhan mendesak, termasuk jika ada penghuni yang sakit. “Asal dilaporkan cepat, Ibu Grace kirim uang. Kami sudah punya bidan tetap untuk mengurus yang sakit,” kata Ros.

Kunjungan yang sangat  berkesan itu diakhiri dengan doa dan  nyanyian bersama yang dipimpin hamba Tuhan, Pdt Noni Sahetapy. Decky Sompotan bersama istri Shinta Supit menyebut kunjungan ke panti memang sering dilakukan keluaraga Prisilia Sompotan.

“Ibu Fien Sompotan saat masih hidup juga sering ke panti asuhan. Tradisi mulia ini rupanya tetap dilanjutkan anak-anaknya, salah satunya Priscilla Sompotan yang hari ini berulang tahun,” kata Decky yang juga keluarga dekat  Priscilla Sompotan. ” Saya bangga dengan keluarga Fien Sompotan yang terus menabur kebaikan. Saya bahagia banyak ikut dalam kegiatan keluarga ini,” timpal Marie Dunggio, wanita paruh baya yang dekat dengan keluarga Prisicilla Sompotan.

Turut berkegiatan di Panti Hana Karondoran adalah Aji  Pramono, Oma Syul  dan Oma Ani  (*/adm)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Banner Memanjang

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *