Tolak Reklamasi, BNUI Pasang Badan Untuk Nelayan LOS Malalayang

megamanado.com, Manado — Dampak buruk dari kegiatan penimbunan pantai atau Reklamasi sangat dirasakan masyarakat pesisir khususnya yang berprofesi sebagai penangkap ikan atau nelayan.

Proses penimbunan material ke laut dapat merusak habitat alami biota laut, termasuk terumbu karang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup ikan dan organisme laut lainnya.

Inilah yang saat ini sementara dirasakan nelayan yang berada di Lorong Orang Sanger (LOS) Kelurahan Malalayang I Timur, Kecamatan Malalayang, mata pencarian mereka tergantung dari lautan yang saat ini sedang dilakukan reklamasi. Pemerintah seharusnya tidak tutup mata degan apa yang saat ini dirasakan Nelayan LOS ini, gambaran akan laut yang tercemar dan terhalang oleh pulau-pulau buatan nantinya memaksa mereka untuk pergi lebih jauh mencari tangkapan, mengurangi pendapatan mereka sehingga berdampak pada kesejahteraan.

Melihat hal ini, Organisasi Masyarakat Adat Brigade Nusa Utara Indonesia (BNUI) paling terdepan dan siap pasang badan membela Nelayan LOS untuk menolak keras kegiatan Reklamasi tahap dua yang sementara berlangsung di Pantai Malalayang.

Panglima utama Ormas BNUI Jun Botz Kaligis dengan tegas mengatakan siap membela Nelayan LOS agar proyek reklamasi yang dilaksanakan oleh PT. TJ Selvanus dihentikan segera.

” Apapun alasannya kami ingin pemerintah mengindahkan kemauan dari Nelayan LOS ini, begitu banyak dampak yang akan timbul apabila proyek ini terus saja dilaksanakan. Kasian para nelayan-nelayan ini, otomatis apabila rumah bagi biota laut hancur pasti ikan-ikan akan pergi jauh, kami Ormas BNUI merasa terpanggil dan siap pasang badan demi membela hak-hak nelayan, Pemerintah dan PT. TJ Selvanus harus segera menghentikan kegiatan mereka”, cetus Kaligis.

Dampak lain dari reklamasi juga dapat memperburuk masalah erosi pantai. Tanah yang baru direklamasi cenderung lebih mudah terkikis oleh arus laut, sehingga dapat menyebabkan pengurangan luas daratan yang baru saja dibentuk. Selain itu, reklamasi dapat mengubah pola aliran air laut, meningkatkan risiko banjir di wilayah pesisir, dan memperburuk masalah drainase alami.

(Irv)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Banner Memanjang

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *