Bersama Wali Kota Bitung, KKP Gelar Trauma Healing Bagi Anak-anak Penyintas Erupsi Gunung Ruang

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri membawakan sambutan dalam kegiatan Trauma Healing yang digelar KKP di Pangkalan PSDKP Bitung.(Ist)

Bitung, megamanado—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui unit kerja yang ada di Sulawesi Utara diantaranya, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS), Pangkalan PSDKP, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM) memggelar trauma healing bagi anak-anak penyintas erupsi Gunung Ruang, Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, di Pangkalan PSDKP Bitung, Sabtu (11/5/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri dan dibuka oleh Wali Kota Bitung Maurits Mantiri yang dalam sambutannya mengaku kerja kolaboratif dalam penanganan penyintas erupsi gunung Ruang berjalan efektif dan memang diharapkan unit-unit kerja yang ada di Bitung maupun Sulut semuanya terlibat.

Read More

“Terima kasih kepada KKP melalui unit-unit kerja yang sudah bekerja , berkolaborasi dengan kami di Pemkot Bitung untuk penanganan penyintas erupsi Gunung Ruang ini,” ujar Mantiri.

Sementara itu, Kepala PPS Bitung, Ady Candra yang sejak awal Erupsi terlibat dalam evakuasi warga Tagulandang dan sekitarnya juga menyebut, Trauma healing diberikan kepada anak-anak dan remaja sebagai langkah rehabilitasi bagi para korban bencana, untuk menyembuhkan diri dari tragedi pasca erupsi Gunung Ruang.

Kepala Pangkalan PSDKP Bitung Kurniawan Ishak menyebut, untuk Joy Sailing ini, pihak PSDKP menyiapkan dua unit Kapal masing-masing KP Hiu 15 dan KP Hiu 02 yang akan membawa anak-anak penyintas ini mengelilingi bagian dalam selat Lembeh.

Dalam kegiatan Trauma Healing dan Joy Sailing ini, Anak-anak penyintas diberikan games-games dan kuis-kuis ringan dengan hadiah yang menarik, tak lupa juga diajak menari gerak dan lagu yang dituntun oleh petugas-petugas dari BPPP Bitung.

 

Kepala BPPP Bitung, Natalia yang ikut serta bersama rombongan mengatakan, selain trauma healing, pihaknya juga melakukan kegiatan lainnya bagi para korban, seperti pemberian berbagai bantuan kebutuhan sehari-hari bagi warga terdampak erupsi.

“kita sengaja mengajak anak-anak ini untuk ikut dalam Trauma Healing yang digelar di atas kapal agar suasananya berbeda mengingat anak-anak ini adalah anak-anak nelayan,” sebutnya.

Selain itu, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan, anak-anak penyintas bisa kembali beraktifitas normal pasca Erupsi Gunung Ruang di kampung halaman mereka yang sudah hancur.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *