Pesta Gol di Laga Perdana, Ray Manurung Minta WBFC Tidak Terbuai

Para pemain WBFC meluapkan kegembiraan setelah menekuk PS Palembang 7-1 (Foto: dok WBFC)

Garut, emmctv– Waanal Brother FC (WBFC) berpesta gol dalam laga pertama di grup 4, babak 32 Besar Liga 3 Nasional. WBFC menggasak PS Palembang 7-1.

Bermain di Stadion Dalem Bintang RAA Adiwijaya,  Garut, pesta gol WBFC dimulai pa menit ke-22 ketika Bahari Kurniawan mencetak gol pembuka. Galih Gumilang mencetak gol kedua di menit ke-36, kemudian Adiriano memberi keunggulan 3-0 pada menit ke-38.

Read More

PS Palembang membalas untuk mengubah kedudukan 3-1 melalui Dheco Hari Zacky di menit ke-45+2. Kedudukan 3-1 untuk WBFC bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Gaus Kiat Alsa memperlebar jarak 4-1 menit ke-65. Pemain PS Palembang melakukan gol bunuh diri di menit ke-69. Wahyu Fitrianto dan Desman Wakerwa melengkap kemenangan 7-1 WBFC masing-masing pada menit ke-84 dan 90+1.

Kemenangan besar ini di luar dugaan pelatih Sahala Saragih. ” Anak-anak bermain sesuai dengan game plan yang saya inginkan,” kata Sahala Saragih.

Sementara Manajer Tim Ray Manurung, juga larut dalam kegembiraan atas hasil kemenangan yang fantastis. ” Terima kasih untuk perjuangan, kebersamaan baik pemain, staf kepelatihan dan semua yang ikut terlibat,” ujar Ray.

Tapi Ray juga mewanti-wanti anak-anak WBFC untuk tidak terbuai dan terlalu bereforia. “Perjalanan masih panjang dan kita harus tetap fokus, apalagi Senin nanti akan terlibat dalam derby Papua menghadapi  Persipani Paniai,” tambah Ray Manurung.

WBFC hanya butuh sekali menang untuk memboking tiket menuju babak 16 Besar. Jika menang lawan Persipani, maka otomatis WBFC lolos, meski masih menyisakan satu laga terakhir melawan Labura Hebat FC.

Baik WBFC dan Persipani sama-sama meraih hasil positif dilaga pembuka Liga 3 Grup 4. Persipani memukul Labura Hebat FC 3-1. Dua tim dari Papua ini difavoritkan untuk melaju ke babak 16 Besar.(*/ben)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *