Maurits Mantiri Serahkan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Korban Banjir

Walikota Bitung Maurits Mantiri menyerahkan bantuan secara simbolis bagi korban banjir bandang di Kecamatan Girian dan Matuari.(ist)

Bitung, megamanado- Walikota Bitung Maurits Mantiri menyerahkan bantuan bagi warga korban banjir bandang beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan dilakukan pada Jumat (15/3/2024) pagi di Kecamatan Matuari.

Read More

 

Diketahui, banjir bandang melanda sebagian wilayah Bitung pada awal bulan ini, tepatnya Sabtu (2/3/2024) lalu. Ada ratusan warga di empat kelurahan yang terdampak musibah tersebut, yakni Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, serta Kelurahan Girian Atas, Kelurahan Girian Weru Satu dan Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian.

 

Bantuan yang dibawa Maurits tak hanya berasal dari Pemkot Bitung. Sebagian diantaranya datang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain berupa bahan pokok, bantuan dimaksud terdiri dari perlengkapan keseharian orang dewasa maupun anak-anak.

 

Untuk bantuan bahan pokok dikemas dalam 400 paket. Bantuan ini berupa susu, beras, gula pasir, mi instan, ikan kaleng, kornet sapi, biskuit dan lain-lain. Bantuan itu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban banjir.

 

Sementara, untuk bantuan perlengkapan sehari-hari tercatat sebanyak 93 box. Bantuan ini terbagi dua, yakni ditujukan untuk orang dewasa dan anak-anak ataupun bayi. Untuk orang dewasa diantaranya pembalut wanita, sabun mandi, sampo, sikat gigi dan pasta gigi, sabun cuci, deodoran, handuk, tisu kering dan basah, hingga gel anti nyamuk.

 

Sedangkan untuk anak-anak dan bayi meliputi minyak telon, sabun mandi, sampo, sikat gigi dan pasta gigi, kemudian ada popok, bedak, handuk, alas kaki hingga selimut. Semua bantuan ini diserahkan di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kelurahan Manembo-nembo.

 

Walikota Maurits Mantiri saat menyerahkan bantuan di atas menyampaikan harapannya. Ia berharap bantuan-bantuan tersebut bisa meringankan beban para korban banjir.

 

“Harapan kami bisa agak meringankan dan memberi kelegaan kepada warga yang jadi korban,” ujar Maurits yang saat itu didampingi Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkot Bitung, Fivy Kadeke.

 

Maurits juga mengemukakan rencana kedepan. Ia menyebut tengah memikirkan solusi agar di kemudian hari tidak ada lagi warga yang jadi korban banjir. Tak cuma di wilayah Girian dan Matuari, solusi dimaksud diharapkan berlaku untuk semua.

 

“Kami berupaya agar situasi seperti ini tidak terjadi lagi, atau minimal bisa diantisipasi dengan baik. Kami akan memperkuat mitigasi sekaligus mencari jalan keluar agar banjir tak lagi mengancam,” tuturnya.(bds)

Related posts