Peringati HPS 2023, Umat Katolik Kevikepan Tonsea Ingin Ambil Bagian Wujudkan Ketahanan Pangan

Pembukaan kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia 2023 oleh umat Katolik Kevikepan Tonsea.(ist)

 

Read More

Bitung, megamanado- Umat Katolik se-Kevikepan Tonsea menggelar kegiatan dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2023. Kegiatan dimaksud berupa pameran tentang pertanian dan sejumlah perlombaan yang berhubungan dengan pangan.

 

Kevikepan Tonsea membawahi wilayah Bitung dan Minahasa Utara. Dan untuk peringatan Hari Pangan kali ini, kegiatan dipusatkan di Paroki Stella Maris Bitung, tepatnya di Kompleks Persekolahan Don Bosco.

 

“Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai hari ini hingga besok,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Wandi Wewengkang, didampingi Sekretaris Fenny Maria Tuange, Sabtu (14/10) 2023.

 

Peserta kegiatan ini berasal dari umat semua paroki yang ada di Kevikepan Tonsea, serta kelompok-kelompok binaan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Manado. Jumlah peserta diperkirakan mencapai 1.500 orang.

 

“Jadi kegiatannya berakhir besok ditutup dengan pelaksanaan misa,” imbuh Wandi dan Fenny.

 

Pastor Agus Sumarauw selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Manado mengapresiasi kegiatan ini. Dalam sambutannya saat acara pembukaan, Pastor Agus menyentil soal pentingnya mewujudkan ketahanan pangan sekaligus menjaga ekosistem pangan.

 

Pameran Pertanian jadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan.(ist)

 

“Umat Katolik wajib ambil bagian dalam upaya menjaga ekosistem pangan sekaligus mewujudkan ketahanan pangan. Ini sangat penting karena berkaitan dengan masa depan seluruh umat manusia. Karena itu, kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia ini punya nilai strategis yang tinggi,” ujarnya.

 

Pastor Agus bahkan sempat memberi contoh kecil bagaimana menghargai dan memanfaatkan hasil pangan. Ia mengingatkan agar jangan sampai ada makanan yang terbuang percuma tanpa dikonsumsi.

 

“Adalah dosa besar ketika kita tidak menghabiskan makanan yang pada akhirnya terbuang percuma. Sebab di lain pihak masih banyak orang yang kekurangan bahan makanan, sementara kita hanya menyia-nyiakan,” tuturnya.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Bitung, Steven Prok, menyampaikan hal serupa. Steven yang mewakili Walikota Bitung Maurits Mantiri turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan.

 

“Ini kegiatan yang positif dan patut dicontoh. Jarang ada organisasi atau komunitas kerohanian yang mempraktekan kecintaan kepada alam dan lingkungan, terlebih khusus pangan, lewat kegiatan yang dilaksanakan oleh umat atau jemaat. Oleh karena itu Pemkot Bitung menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Uskup, Pastor dan seluruh umat Katolik yang ada,” katanya.

 

Sebagian peserta kegiatan berfoto bersama hasil pangan yang dibawa.(ist)

 

Kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia dihadiri Vikaris Kevikepan Tonsea, Pastor Johanis Pinontoan, Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Manado, Pastor I Made Sugiarta, Pastor Paroki Stella Maris Bitung, Pastor Donald Liuw, Pastor Paroki Santo Antonius de Padua Girian, Pastor Alex Tamangendar, serta pengurus Pastores Kevikepan Tonsea.

 

Selain mereka, hadir pula Ketua DPRD Bitung Aldo Nova Ratungalo, serta anggota DPRD Sulawesi Utara Fabian Kaloh. Aldo dan Fabian juga dikenal sebagai tokoh umat Katolik di Bitung.

 

Dalam pelaksanaannya, peringatan Hari Pangan Sedunia diawali dengan defile para peserta. Setelah itu, diadakan kegiatan perlombaan yang terdiri dari Lomba Cipta Menu, Lomba Video Pendek, serta Pameran Pertanian.(bds)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts