Pelayanan Buruk, PT PLN UP3 Tahuna Didemo Warga

SANGIHE, megamanado com- Aksi demo yang di lakukan oleh warga masyarakat Kabupaten Sangihe kepada PT. PLN UP3 Tahuna, yang terdiri dari berbagai elemen Organisasi perwakilan masyarakat, menyampaikan kekecewaan terhadap pemadaman listrik yang tak menentu dan sudah berlangsung berbulan-bulan.

Ratusan masyarakat mendatangi kantor PT. PLN UP3 Tahuna pada Jumat, (29/09/2023). Dan meminta dengan tegas kepada PT. PLN UP3 Tahuna dan Pemerintah, segara mengambil langkah dalam mengatasi krisis listrik dan memastikan bahwa hak-hak masyarakat sebagai konsumen dapat terpenuhi.

Pemadaman listrik yang tidak menentu sudah terjadi beberapa bulan ini, memberikan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat kabupaten Sangihe.

Akibat pemadaman listrik, banyak terjadi kerusakan perangkat elektronik, pelayanan publik yang tidak maksimal, serta ancaman serius terhadap pelaksanaan pembelajaran dan Ujian Sekolah yang berbasis online.

Diketahui juga, Kabupaten Sangihe adalah daerah yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Philipina, sehingga dengan padamnya listrik akan menggangu pemantauan perbatasan, komunikasi antar pos, karena operasi keamanan yang efektif memerlukan listrik yang memadai.

Ada beberapa hal yang di menjadi tuntutan masyarakat kepada PT. PLN UP3 Tahuna:

Bertanggung jawab atas kerusakan perangkat elektronik masyarakat.

Memberikan kompensasi pembayaran listrik selama listrik tidak stabil.

Menjamin kestabilan listrik selama ANBK SD dan SMP berlangsung.

Memberi kesempatan kepada PT. PLN UP3 Tahuna selama satu Minggu untuk dapat menstabilkan listrik.

Jika tuntutan ini tidak terpenuhi, maka masyarakat akan datang kembali dengan jumlah yang lebih banyak dan menunt Kapala PT. PLN UP3 Tahuna mundur dari jabatannya.

Kepala PT. PLN UP3 Tahuna, Muhammad Taufik, menemui langsung warga masyarakat yang berdemo, dan berjanji akan melaksanakan tuntutan masyarakat sesuai dengan kemampuan pihak PT. PLN UP3 Tahuna.(e’Q)

Related posts