Arti Pendidikan Inklusif dan Dampaknya Bagi Masyarakat dan Anak

MANADO,megamanado – Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Wanea, Lexie Palohoen SPd, menjelaskan, Pendidikan inklusif adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan yang terbuka bagi siapa saja, dengan latar belakang berbeda, serta kondisi yang berbeda.

“Jadi pendidikan inklusif ini juga bisa diperuntukan bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus atau keterbatasan,” terangnya Jumat (22/09).

Olehnya, pendidikan khusus ini akan menempatkan siswa dengan kebutuhan khusus bersama dengan siswa didik umumnya di dalam satu kelas. Sehingga diharapkan dengan adanya pendidikan inklusif ini dapat mengembangkan potensi pada anak-anak berkebutuhan khusus di dalam lingkungan umum.

 

“Kondisi setiap siswa berbeda, terutama dari segi fisik, maka akan ada penyesuaian metode pengajaran agar dapat dipahami oleh peserta didik reguler dengan peserta didik berkebutuhan khusus,” jelasnya.

 

Pendidikan inklusif ini dinilai dapat mengembangan secara maksimal bakat anak, karena seperti diketahui setiap anak memiliki potensi bakat yang berbeda-beda. Sementara itu, kurikulum yang diterapkan di sekolah inklusif adalah kurikulum sekolah reguler yang disesuaikan. Maksudnya adalah kurikulum sedikit dimodifikasi agar bisa sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan kondisi siswa. Tes akhir pendidikan inklusif ini akan disamakan dengan sekolah reguler jadi akan diukur dengan menggunakan ujian akhir yang sudah disesuaikan.

 

Pendidikan inklusif ini sebenarnya sudah tercantum dalam undang-undang terkait dengan sistem pendidikan nasional. Jadi tujuan pendidikan inklusif antara lain: Memenuhi hak asasi manusia untuk mendapatkan pendidikan yang setara.

Meningkatkan kepercayaan diri anak-anak, baik itu berkebutuhan khusus maupun tidak.

Menumbuhkan rasa toleransi terhadap perbedaan terhadap anak-anak.

Semua peserta didik dapat membaur menjadi satu sehingga tercipta interaksi aktif.

Bagi pendidik, para pendidik akan mendapatkan pengetahuan mengenai pembelajaran kepada siswa dengan latar belakang Indonesia.

Mampu memberikan pendidikan terhadap seluruh siswa dengan latar belakang yang berbeda. Dapat mengembangkan gagasan baru agar bisa diaplikasikan ke lingkungan masyarakat. (cie)

Related posts