Terbanyak di Sulut, Pemkot Bitung Raih Opini WTP ke-12

Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar menghadiri penyerahan LHP atas laporan keuangan tahun 2022 di Kantor BPK Perwakilan Sulut.(ist)

 

Read More

Bitung, megamanado- Pemkot Bitung kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait laporan keuangan tahun 2022. Catatan ini memperpanjang rekor sebagai daerah yang paling banyak meraih opini WTP di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yakni 12 kali berturut-turut.

 

Kepastian meraih opini WTP diperoleh Senin (15/5/2023) pagi. Saat itu kegiatan penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dilaksanakan BPK Perwakilan Sulut. LHP diberikan setelah proses audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah selesai bergulir.

 

Penyerahan LHP dilakukan Kepala BPK Perwakilan Sulut Arief Fadillah. Dokumen tersebut diserahkan kepada Ketua DPRD Bitung Aldo Nova Ratungalo, dan Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar. Adapun, Sekretaris Daerah Bitung Rudy Theno menyaksikan kegiatan itu.

 

Sebelumnya, keberhasilan Pemkot Bitung meraih opini WTP diumumkan Pius Lustrilanang. Pius adalah Anggota VI BPK RI yang hadir dalam kesempatan itu. Ia didaulat mengumumkan hasil pemeriksaan sebelum LHP diserahkan.

 

 

“Opini atas laporan keuangan Pemkot Bitung tahun anggaran 2022 adalah WTP,” ujar Pius di Kantor BPK Perwakilan Sulut, Jalan 17 Agustus, Manado.

 

Capaian tersebut mendapat aplaus dari seluruh peserta yang hadir. Kepala BPK Perwakilan Sulut Arief Fadillah juga ikut memberikan apresiasinya. Arief mengganggap Pemkot Bitung benar-benar konsisten dan komitmen dalam menyusun serta menyajikan laporan keuangan.

 

“12 kali berturut-turut memperoleh opini WTP adalah sebuah prestasi. Ini menunjukan kepatuhan Pemkot Bitung terhadap aturan yang berlaku dalam hal pengelolaan dan pelaporan keuangan,” tukasnya seraya berharap capaian dimaksud terus dipertahankan.

 

Hengky Honandar pun menyampaikan kebanggaannya atas capaian itu. Ia menyebut keberhasilan meraih opini WTP ke-12 sebagai keberhasilan semua pihak. Tak cuma pemerintah saja, masyarakat pun dianggap punya andil dalam pencapaian ini.

 

“Ini berkat kerja keras semua jajaran pemerintah, dan juga doa dan dukungan dari masyarakat,” katanya.

 

 

Lebih lanjut, Hengky merespons harapan yang disampaikan Kepala BPK Perwakilan Sulut. Ia memastikan pihaknya akan terus patuh terhadap aturan main. Pemkot Bitung kata dia, sudah menganggap pengelolaan dan pelaporan keuangan yang akuntabel sebagai sebuah tradisi.

 

“Pak Walikota (Maurits Mantiri,red) dan saya, juga Pak Sekda dan jajaran, punya komitmen yang kuat untuk hal ini. Kami tidak mau main-main menyangkut pengelolaan keuangan,” tegasnya.

 

Keberhasilan 12 kali berturut-turut meraih opini WTP ditorehkan Pemkot Bitung sejak 2012 silam. Kala itu almarhum Hanny Sondakh masih menjabat Walikota Bitung. Prestasi ini kemudian dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya yang dipimpin Walikota Max Lomban.

 

Adapun di bawah pemerintahan Maurits Mantiri dan Hengky Honandar Pemkot Bitung sudah tiga kali menerima opini WTP. Kendati demikian, satu diantaranya adalah warisan dari pemerintahan sebelumnya, yakni opini tahun 2021 atas laporan keuangan tahun 2020. Opini WTP yang murni hasil capaian Maurits-Hengky adalah tahun 2022 dan 2023, yang merupakan hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2021 dan 2022.(adv/bds)

Related posts