Berstatus Caleg Potensial, Hevie dan Syam Antusias Gabung PDI Perjuangan

Syam Panai dan Hevie Sumarrau.

 

Read More

Bitung, megamanado- Sejumlah figur potensial bergabung dengan PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilcaleg DPRD Bitung tahun 2024. Selain pendatang baru, ada yang berstatus bekas kader partai lain yang pernah mengikuti kontestasi dengan raihan suara signifikan.

 

Berdasarkan data dirangkum, total ada sembilan bakal caleg PDI Perjuangan yang berstatus pindahan dari partai lain. Mereka kini diusung partai berlambang kepala banteng dan tersebar di semua daerah pemilihan atau dapil.

 

Sembilan figur dimaksud terdiri dari Ricca Rahman (eks PPP), Syam Panai (eks Hanura), Nabsar Badoa (eks PKPI), Yulita Takalamingan (eks Demokrat), dan Ahmad Syafrudin Ila (eks PAN). Kemudian ada juga Jeverson Mongi (eks Golkar), Hevie Sumarrau (eks Golkar), Juliwati Dewi Suawa (eks Gerindra), serta Indra Ondang (eks NasDem).

 

Ditemui usai pendaftaran bakal caleg di KPU Bitung pada Kamis (11/5/2023), para kader baru PDI Perjuangan ini mengaku senang dan bangga bisa bergabung. Perasaan itu wajar mengingat untuk menjadi kader dan diusung jadi bakal caleg di partai tersebut bukan hal yang mudah.

 

“Senang bisa bergabung dan dicalonkan oleh PDI Perjuangan. Ini sebuah kehormatan karena persaingannya sangat ketat,” ujar Syam Panai.

 

Syam sangat antusias bisa bergabung dengan PDI Perjuangan. Salah satu penyebabnya adalah status partai dimaksud sebagai partai terbesar di Indonesia. Ia pun membeber alasan bergabung dengan partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

 

“Bagi saya ini pilihan terbaik untuk berjuang di jalur politik demi kepentingan orang banyak. PDI Perjuangan adalah partai besar sehingga punya power kuat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Dan ini menjadi salah satu alasan saya untuk bergabungi,” ungkap anggota DPRD Bitung periode 2014-2019 ini.

 

Hal yang sama disampaikan Hevie Sumarrau. PDI Perjuangan menurut dia, adalah partai besar yang konsisten berjuang untuk kepentingan publik dan punya jiwa nasionalisme tinggi. Kondisi itulah yang membuat dirinya kepincut dan nyaman untuk bergabung.

 

“PDI Perjuangan adalah rumah besar bagi orang-orang nasionalis. Dan saya bangga bisa menjadi bagian dan berjuang untuk hal itu. Ini sebuah kehormatan sehingga saya harus berterima kasih bisa diakomodir,” tukasnya.

 

Lebih lanjut, baik Syam maupun Hevie mengaku akan berupaya maksimal untuk memenangkan PDI Perjuangan. Tak hanya memenangkan diri sendiri dalam kontestasi pilcaleg, keduanya juga akan bekerja keras guna mendukung pencalonan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden RI.

 

“Kami akan tegak lurus dan satu garis dengan keputusan partai. Selain berjuang untuk diri sendiri, kami siap mengamankan dan menyukseskan Pak Ganjar sebagai calon presiden,” tandas keduanya seirama.

 

Diketahui, pada Pemilu 2019 lalu Syam Panai ikut bertarung memperebutkan kursi DPRD Bitung. Meski gagal dan tidak terpilih untuk melanjutkan kiprah sebagai wakil rakyat, namun dirinya meraih suara yang signifikan. Ia mencatatkan 1.000an suara di Dapil Bitung I (Maesa).

 

Kondisi yang sama juga terjadi pada Hevie Sumarrau. Yang bersangkutan meraup 1.077 suara namun belum berhasil mengantarkannya ke lembaga legislatif. Ia saat itu kalah bersaing dengan sesama caleg Partai Golkar di Dapil Bitung IV (Aertembaga, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan).(bds)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts