Mantapkan Persiapan, Panitia Selebrasi Paskah Pemuda GMIM Gelar Simulasi Rute Pawai

Panitia Selebrasi Paskah Pemuda GMIM melaksanakan simulasi rute pawai yang akan dilalui. Kegiatan simulasi turut diikuti personil Satpol-PP, Dinas Perhubungan dan Polres Bitung.(ist)

 

Read More

Bitung, megamanado- Panitia Selebrasi Paskah Pemuda GMIM terus memantapkan persiapan jelang hari H kegiatan, yakni Senin (10/4/2023) mendatang. Terbaru, panitia mengadakan simulasi rute yang akan dilalui peserta pawai kreatif dan alegori.

 

Simulasi diadakan Selasa (4/4/2023) dengan melibatkan elemen pendukung. Elemen dimaksud terdiri dari personil Satpol-PP dan Dinas Perhubungan Pemkot Bitung, serta anggota Sat Lantas Polres Bitung.

 

“Tujuannya (diadakan simulasi) untuk mengetahui kemungkinan yang akan terjadi ketika pawai berlangsung. Jadi simulasi kita adakan supaya mendapatkan gambaran bagaimana pelaksanaan nanti,” ujar Rendy Rompas, perwakilan Panitia Selebrasi Paskah Pemuda GMIM.

 

Pelaksanaan simulasi mengikuti rute yang sudah disiapkan panitia. Jika 2017 lalu rutenya melintasi Kecamatan Matuari hingga Kecamatan Girian, kali ini peserta hanya akan melakukan pawai di Kecamatan Matuari saja.

 

Rute yang disiapkan mengambil titik start dan finish di Stadion Duasudara Manembo-nembo. Dari garis start peserta akan menuju ke Manembo-nembo Atas ke kompleks TK Pembina, sebelum berbelok ke kiri melintasi GMIM Citra Anugerah.

 

Selanjutnya, setelah melintas di depan Perumahan Buayaki, Kelurahan Sagerat Weru Dua, peserta pawai akan mengikuti jalan yang melewati Terminal Tipe A Tangkoko hingga SPBU Tangkoko. Dari situ mereka akan berbelok ke Patung Kuda dan menyusuri jalan belakang Kampus AMI.

 

Peserta kemudian akan melintas di depan GMIM Pniel dan belok kiri ke arah Kantor Lurah Manembo-nembo. Setelah melewati Simpang Empat Pondok Indah atau D’bos, mereka selanjutnya kembali ke garis finish di Stadion Duasudara.

 

Ketua Panitia Selebrasi Paskah Pemuda GMIM, Pnt Geraldi Mantiri, memberi penjelasan terkait rute yang dipilih. Menurut dia, penentuan rute tersebut mempertimbangkan dampak yang mungkin terjadi atas pelaksanaan kegiatan dimaksud.

 

“Ini yang saya bilang meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat saat kegiatan berlangsung. Sebab kalau sampai ke wilayah Girian, saya yakin akan menimbulkan kemacetan yang parah. Makanya keputusan kami hanya di seputaran Manembo-nembo saja,” terangnya.

 

Pelaksanaan pawai lanjut dia, direncanakan dimulai pukul 13.00 WITA. Geraldi pun optimis kegiatan itu akan berlangsung lancar karena mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat umum.

 

“Kita laksanakan simulasi juga dalam rangka itu. Kita ingin memastikan rutenya nyaman dilalui, dan juga mempermudah kepolisian merencanakan rekayasa lalu lintas saat hari H. Karena itu saya yakin kegiatan nanti akan berjalan lancar,” pungkasnya.(bds)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts