Astaga Pungli Tahun 2018 Tercium, Ini Penjelasan Mantan Murid SMP Kristen Tondei

  • Whatsapp

MINSEL-Megamanado.com-Sekolah SMP Kristen desa tondei Kecamatan Motoling barat, Diduga melakukan Tindak Pidana Pungutan Liar (Pungli) dengan modus minta uang 700 Ribu untuk membeli alat teknologi buat penangkal jaringan kepada murid kelas 3B pada tahun 2018 jumlah murid sebanyak 30 hari jumat (05/8/2022)

 

 

Hal tersebut diungkap salah satu mantan murid SMP KRISTEN TONDEI yang namanya enggan disebutkan menjelaskan diduga pihak kepala sekolah mewajibkan seluruh murid harus kasih uang sebesar Rp 700.000. Ribu rupiah

 

“Dari hasil keterangan mantan murid SMP KRISTEN TONDEI, ia pak saya disuruh membayar uang sebesar 700.ribu Rupiah untuk membeli alat teknologi buat penangkal jaringan, Mirisnya sampai sekarang tidak ada alatnya sudah berjalan waktu 5 tahun,”katanya kepada media ini.

 

 

 

“Lebih lanjut mantan murid merasa heran dengan kebijakan kelapa sekolah SMP KRISTEN TONDEI, itu pun sudah disetujui pada hasil rapat orang tua murid, tapi sangat di sayangkan orang tua kami sudah bersusah payah mencari untuk melunaskan uang yang di minta oleh Kepsek SMP Kristen tondei supaya kita bisa mendapatkan jaringan yang bagus di sekolah, tapi alat teknologi sampai sekarang tidak ada,”Tegas mantan kelas 3B murid yang tidak mau di sebutkan namanya

 

Bahkan lebih mirisnya lagi jika belum memberikan uang 700 Ribu, pihak sekolah belum bisa kasih raport kepada kami,”kata mantan murid yang tidak mau namanya di sebutkan

 

 

“Jika belum bisa bayar 700 ribu saya tidak mendapatkan raport pak, ” jelasnya mantan murid dengan nada yang kesal

 

“Kepala Dinas Pendidikan Minahasa selatan (MINSEL) Arthur Donal Tumipa, M.Ed,Saat dikomfirmasi melalui sambungan telponya, mengatakan dirinya tidak mengetahui praktek pungli dengan modus alat teknologi jaringan,” Terang kadis pendidikan minsel Tumipa

 

“Lanjut kadis Arthur Donal Tumipa, M.Ed. mengatakan kepada wartawan,Kalu ada guru bagitu ato kepsek laporkan ke kami nanti kami bawah ke inpektorat untuk TGR, “saya gak tau kalo ada pungli, ngumpulin guru karna saya sudah mewanti-wanti jangan ada pungli, “Tegasnya Kadis Pendidikan Minsel Arthur Tumipa

 

Saat media ingin konfirmasi kepada kepsek SMP Kristen tondei.waktu di gedung waleta pemkab minsel saat selesai serah terima jabatan,Kepsek SMP KRISTEN TONDEI membantah kepada media, kita tidak pernah meminta uang kepada murid,” Papar Kepsek dengan muka ketakutan

 

 

“Tapi saat beberapa media bertanya apakah sudah beli alat teknologi jaringan untuk di sekolah. Kepsek menjawab dengan muka yang bingung, seolah-olah tidak pernah melakukan pungli dihadapan media, “Ucap Kepsek

 

(Koresy)

 

Related posts