Persiapan Matang Jadi Kunci Sukses Bitung Juara Umum MTQ

  • Whatsapp

Ketua Kontingen Bitung Udin Syamsudin (paling kiri,red) menerima penyerahan piala untuk juara umum MTQ ke-29 tingkat Provinsi Sulut.(ist)

Read More

 

 

Bitung, megamanado- Kafilah atau Kontingen Bitung sukses menjadi juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-29 tingkat Provinsi Sulut. Udin Syamsudin selaku ketua kontingen membeber penyebab prestasi itu.

 

Pelaksanaan MTQ ke-29 tingkat Provinsi Sulut berakhir Minggu (19/6/2022) malam. Kegiatan itu berlangsung sejak tanggal 13 Juni di Stadion Duasudara, Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Bitung.

 

Saat pengumuman hasil lomba oleh Ketua Dewan Hakim MTQ yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia Sulut, KH Abd Wahab Abdul Gafur, Kafilah Bitung dinyatakan keluar sebagai juara umum. Peserta tuan rumah ini menjadi pemenang setelah meraih 63 poin.

 

Udin Syamsudin selaku Ketua Kontingen Bitung berbicara kepada wartawan usai pengumuman hasil lomba. Ia mengucap syukur atas pencapaian itu.

 

“Syukur Alhamdulillah. Ini sangat membanggakan. Ini pertama kalinya Bitung juara umum di MTQ tingkat Provinsi Sulut,” tukas pria yang sehari-hari dikenal sebagai Vice President PT Pegadaian Area 2 Manado.

 

Udin menyebut keberhasilan tersebut didapat atas dukungan semua pihak, termasuk Walikota dan Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri dan Hengky Honandar. Keduanya dianggap berperan besar dalam mendukung persiapan kontingen.

 

“Kunci utama keberhasilan ini adalah persiapan yang baik. Dan persiapan kita mendapat support penuh dari Pak Walikota dan Wakil Walikota. Beliau berdua menunjukan perhatian khusus,” ucapnya.

 

Persiapan Kontingen Bitung sejatinya tidak memakan waktu lama. Total hanya 10 hari para qoriah atau pelantun ayat suci Al Qur’an mempersiapkan diri. Namun demikian, waktu yang singkat itu terbilang berkualitas.

 

“Jadi kualitas persiapan kita sangat bagus. Baik dari sisi teknis maupun mental sesuai harapan. Untuk hal teknis TC (training camp,red) para qoriah berjalan dengan lancar dan konsisten, begitu juga dari sisi mental. Anak-anak sangat siap karena selama persiapan kita memberikan waktu untuk refreshing,” tuturnya.

 

Udin menggarisbawahi persiapan dari sisi non teknis. Menurut dia, hal itu memegang peranan besar atas keberhasilan Kontingen Bitung.

 

“Karena hal ini menyangkut kesiapan mental dan kesehatan qoriah. Selama TC 10 hari kondisi kesehatan mereka rutin dikontrol, termasuk juga asupan makanan dan suplemen. Selain itu kita tidak membebani mereka dengan target. Kita tidak minta mereka menjadi juara, melainkan hanya tampil baik saja. Dan ternyata hal itu berhasil, mereka menjadi juara umum,” katanya.

 

Lebih lanjut, Udin berharap keberhasilan yang didapat tidak membuat para qoriah berpuas diri. Mereka diminta konsisten menjaga performa maupun kondisi kesehatan, terutama mereka yang akan dipersiapkan mewakili Sulut di MTQ tingkat nasional.

 

“Dan mudah-mudahan bisa membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” pungkasnya.(bds)

Related posts