Di Akhir Masa Jabatan Bupati, Jeg Serahkan Dana Operasional Untuk Tokoh Agama di 15 Kecamatan

SANGIHE, megamanado com- Bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk tokoh Agama yang ada di kabupaten kepulauan Sangihe, menjadi prioritas Bupati Jabes Ezar Gaghana, SE, ME, ini di buktikan Jeg (sapaan akrab), walaupun sudah berada di masa akhir jabatan sebagai Bupati, Rabu, (20/4/2022), menyerahkan dana operasional untuk para Tokoh Agama di 15 Kecamatan yang ada di kabupaten kepulauan Sangihe, di pusatkan di Papanuhung Santiago Tampungan Lawo.

Di awali dengan pengantar kata oleh ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Pdt. Amborsius Makasar, program penerimaan bantuan untuk hamba-hamba Tuhan yang disiapkan oleh pemerintah daerah banyak kali kita bertemu dalam acara yang sama seperti ini, yang membedakannya biasanya suasana seperti saat ini di atur jadwal untuk beberapa kecamatan dalam sehari.

“Kali ini 15 kecamatan dihimpunkan secara bersama karena sesuai percakapan dengan Bupati, Bapak Bupati menginginkan supaya semua menerima secara serentak karena ada sesuatu yang akan Pak Bupati sampaikan terkait dengan masa jabatan sebagai Bupati akan berakhir,” ucap Makasar.

Sambutan Bupati Jabes Ezar Gaghana, dana operasional ini saya meminta untuk disalurkan secara serentak satu tempat sehubungan dengan kerinduan saya dalam mengungkapkan berbagai isi hati kebersamaan kita selama 5 tahun dan 1 bulan lagi saya akan mengakhiri tugas dan tanggung jawab sebagai bupati.

“Bapak Ibu sekalian saya mereview apa yang kita jalani selama 5 tahun berjalan ini ada sesuatu yang sangat dinamis dan memberikan nilai dalam proses yang kita bangun bersama, saya ingat persis jika kami mengambil keputusan terhadap dana operasional ini dana insentif ini memberikan sebuah gambaran tugas tanggung jawab bersama yang saya betul-betul menaruh perhatian dan tumpuan peran tokoh-tokoh agama terhadap pembentukan mental spiritual dari masyarakat kita di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ucap Bupati.

Harus di akui lanjut Bupati, waktu sebelumnya kita berikan semua sama rata baik jemaatnya kecil dan besar semua sama, karena memang perlu memberikan nilai terhadap peran dari tokoh-tokoh agama kemudian nilai itu dibarengi dari kinerja, kinerja itu diukur dari jumlah jemaat sehingga variabel-variabel itu memunculkan terhadap apa yang kita jalankan bersama.

“Demikian pun nilai totalnya cukup memadai dan saya kira kita punya konsep bersama tentang kondisi ini, ini yang saya review tentang apa yang kita dapatkan dan saya betul-betul sangat terbantu dengan adanya terpeliharanya tatanan kehidupan bersama di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini,” ucapnya lagi.

Kami kita mengalami sebuah problema yang sangat berat tapi dengan jalinan kebersamaan meletakkan Iman di atas segala-galanya dan peran tokoh agama memberikan sesuatu yang terbaik sehingga kami boleh mampu menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai Bupati yang walaupun sebentar lagi akan mengakhiri tugas dan tanggung jawab sebagai bupati.

“literasi tentang kepemimpinan saya betul-betul meletakkan itu dalam sebuah implementasi bahwa pengetahuan itu sangat penting sekali, tapi jauh lebih penting daripada pembentukan iman dan karakter ketika kita mencapai sebuah proses dan dan diberikan kepercayaan dalam menjalani kepemimpinan, untuk itu saya berharap kepada Bapak Ibu sebagai Tokoh Agama, siapapun yang akan mengantikan tugas sebagai pimpinan di daerah ini, bantulah dan bekerjasama untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” kunci Bupati. Advetorial (e’Q)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts