Viral social media,SPBU Matani Pentingkan jergen, Dari kendaraan Roda empat

  • Whatsapp

MINSEL-Megamanado.com- Stasiun Pengisian Bahan Bakar dikenal dengan nama SPBU kembali jadi sorotan , kali ini SPBU Matani kecamatan tumpaan yang diduga menjual Bahan Bakar Minyak ( BBM ) bersubsidi menggunakan jerigen, praktik minyak bersubsidi ini Sudah berjalan Beberapa bulan yang Lalu hingga Sekarang ini, petugas SPBU matani melarang kendaraan roda empat mengisi karena sudah tutup tapi gelon masih dilayani.(28/3/2022)

Banyak yang membeli minyak jenis Solar ini menggunakan gelon dan di dalam SPBU matani tersebut sudah tersusun rapih Jergen yang Ada untuk mengisi BBM bersubsidi tersebut sebagian Jergen di simpan di lokasi dalam area SPBU.

Dari pantauan media viralnya video yang beredar dari siaran langsung dari pemilik akun Facebook Tirza Mawitjere ini lokasi dalam area SPBU tersebut, seakan sudah menjadi tempat penampungan BBM bersubsidi jenis solar.yang sangat di sayangkan untuk pengguna kendaraan seperti dam truk juga truk expedisi harus antri dari malam hari untuk mendapatkan minyak solar, ” Ujar

Praktik penjualan BBM bersubsidi jenis solar ini, dilakukan pada malam  hari mulai pukul, 21:26. dalam penjualan BBM tersebut Dari pihak pengawas SPBU matani tidak melarang ini meminta fee Dari Tiap pembelian BBM , Rp.(20000) per jergen, praktik yang di lakukan sudah melanggar sejumlah aturan yang melawan hukum. hal tersebut Belum Ada tindakan Dari pihak aparat penegak hukum yang ada. SPBU matani Tersebut tidak jauh dari sektor tumpaan yang berada Di wilaya polsek tumpaan Kecamatan tumpaan. tepatnya berada di wilayah hukum polres minsel,

Aktifitas menjual BBM bersubsidi jenis Solar ini, terjadi hampir setiap hari pada pukul,(07:30 pagi sampai jam 10:00 pada tanggal (28/3/2022 malam). Ketika di pantau sudah Beberapa bulan dari pantauan media  yang menyoroti kegiatan ilegal tersebut pada saat mengisi bahan bakar solar Kendaraan Roda empat 4, diduga SPBU nakal ini memang sengaja mengutamakan melayani konsumen membeli (SOLAR)Menggunakan Jerigen berukuran 35/25 liter yang berjumlah kurang lebih dari 50 Jergen yang setiap hari di lakukan pengisian BBM Di SPBU Matani tersebut.

Ketua GTI  SULUT.Risat sanger menyatakan jika hal ini dilakukan oknum SPBU matani sangat tidak wajar , karena persoalan penyaluran BBM ini sangat disayangkan pertama soal kuota , kedua soal jergen yang tak punya Izin maka harusnya diperhatikan oleh Pengusaha, ” Tegas Ketua GTI Sulut

”Saya kira ini sesuatu yang harus ditindaki oleh pihak berwajib dan menjadi evaluasi dari OPD yang bersangkutan baik Bagian Ekonomi untuk melakukan pembinaan dan penegasan,” jelas Ketua GTI SULUT

Pihak SPBU yang sudah melanggar UU Migas dan Peraturan Pertamina, Juga berharap kami Dari Media  mendesak Pertamina Depot Bitung dan pusat, mau pun kepolisian menindak tegas pengusaha SPBU dan oknum yang terlibat dalam perbuatan melawan hukum tersebut SPBU yang melayani pembelian BBM bersubsidi menggunakan jerigen telah melanggar Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2011 tentang Migas, serta aturan lainnya.

“Sesuai Perpres 15 Tahun 2012 SPBU boleh menjual solar atau minyak dengan jerigen kepada Sopir-sopir, nelayan kecil dan petani. Akan tetapi, pembelinya harus punya surat keterangan dari satuan kerja perangkat daerah seperti Dinas Pertanian dan perikanan Camat dan lainnya, SPBU tidak diperbolehkan melayani jerigen plastik. Jika hal ini terjadi di SPBU desa matani Kecamatan tumpaan. maka SPBU tersebut telah melanggar aturan dan juga tidak safety, apalagi jerigen terbuat dari plastik.

Solar dapat terbakar karena panas, baik itu panas knalpot, udara, dan percikan api. demi keselamatan bersama, SPBU yang terletak di desa matani, kiranya pihak Pertamani segera mengevaluasi kinerja SPBU matani. yang disinyalir dengan sengaja melanggar sejumlah peraturan dalam dugaan penyimpangan pendistribusian BBM bersubsidi, -Peraturan Menteri ESDM, No (8) Then 2012 memuat larangan Dan keselamatan pembelian BBM Di SPBU dengan jergen peraturan ini juga menerangkan secara detail tentang konsumen pengguna. “ tegasnya
(Koresy)

Related posts