Oknum Pejabat Kab.Mitra disebutkan Dalam Permasalahan Lahan Milik Kel.Manopo-Kairupan

Oknum Pejabat Kab.Mitra disebutkan Dalam Permasalahan Lahan Milik Kel.Manopo-Kairupan

Minsel, Megamanado.com — Modoinding, Setelah hampir Sebulan sejak keluarga Manopo-Kairupan (Ibu Lili) melakukan Laporan ke Polsek Pinasungkulan, kini keluarga makin geram dengan pengerjaan yang terjadi dilokasi lahan miliknya tersebut yang berlokasikan di Kakenturan Barat Jaga VI Kec. Modoinding Kab. Minahasa Selatan.

Bagaimana keluarga tidak geram dengan tindakan-tindakan yang di lakukan oleh okmun yang tidak bertanggung jawab. Menurut Ibu Lili tanaman Pohon dan Cengkih milik mereka telah di babat habis dan bahkan telah dilakukan pengerjaan yang katanya orang suruhan stau keperja dari salah satu pejabat Kab. Mitra JS (inisial).

“Tanaman Pohon dan cengkih milik kami telah dibabat habis oleh orang kerja dari pak JS yang adalah salah satu Pejabat diKab.Mitra. bahkan mereka mengatakan lahan itu telah dibeli oleh Pak JS, namun kami keluarga merasa tidak pernah menjual lahan tersebut kepada siapapun dan memalui siapapun,” Tutur Lili.

Dilanjutkan Ibu Lili menceritakan perihal lahan tersebut yang dibelinya dari Saudara laki-laki (kakak) Alm. Ober Kairupan sejak tanggal 18 Februari 2007 dengan ukuran 50×50m² atau luas keseluruhan 2500m² dan mereka memiliki Surat Keterangan Jual Beli yang dikeluarkan oleh pemerintah desa Kakenturan.

Bpk.Wemprit Manopo-Ibu Lili Kairupan Selaku Pemilik Lahan 50×50m²

“Lahan tersebut biasa di sebut dengan bolifard, sebenarnya luas keseluruhan dari lahan tersebut sekitar 6Ha lebih, saya membeli dari kakak saya Ober Kairupan (Alm) hanya sebagian kecil dengan ukuran 50×50m² atau luas 2500m² pada tanggal 18 Februari 2007 dan kami memiliki Surat Keterangan Jual Beli yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa Kakenturan,” Jelas Lili kepada Media. Senin, (19/4/21)

Saat Tim Media ini turun ke lokasi yang dimaksud terlihat keluarga dari Manopo-Kairupan sudah memasang baliho berukuran 1×1.5m dengan bertuliskan “STOP PENYEROBOTAN! TANAH INI MILIK DARI KELUARGA WEMPRIT MANOPO (50×50m²) LUAS TANAH 2500m² SEJAK TANGGAL 18 FEBRUARI 2007 SAMPAI SAAT INI, KAMI KELUARGA TIDAK PERNAH MENJUAL TANAH INI KEPADA SIAPAPUN, MELALUI SIAPAPUN!!!” dan disertakan foto Surat Keterangan Jual Beli, kondisi lahan sebelum dibongkar, dan kondisi lahan sesudah dibongkar.

Upaya keluarga untuk menghentikan pekerjaan yang berlangsung dilahan milik mereka tersebut terus berjalan dengan mendatangi pemerintah Desa Kakenturan Barat dengan tujuan untuk pengajuan keberatan dari keluarga terhadap pekerjaan tersebut, namun terkesan sengaja di tunda oleh Sekertaris Desa Kakenturan Barat.

Surat Keterangan Jual Beli Milik Keluarga Bpk.Wemprit Manopo

“Kami sudah Pergi ke rumah sekdes namun tidak bertemu beliau, menurut keterangan keluarga beliau, sekdes sedang berada di lokasi kebun bersama dengan para pekerja pak JS (inisial dari oknum pejabat Kab.Mitra),” Jelas Lita yang adalah anak dari Bpk. Wemprit Manopo selaku pemilik Lahan.

Saat dikonfirmasi Pejabat Hukumtua Kakenturan Barat Reyne Koagouw mengatakan untuk duduk masalah lahan ini beliau belum tau secara jelas bagaimana posisi lahan tersebut, namun beliau mengatakan bahwa yang diketahui berdasarkan Surat Keterangan Jual Beli milik keluarga Bpk Wemprit Manopo jelas lahan tersebut milik mereka.

Reyne Koagouw Pj.Hukum Tua Kakenturan Barat

“Saya belum tau secara mendalam posisi dari lahan 50×50m² yang terletak di Kakebturan Barat Jaga VI tersebut, tapi yang saya ketahui berdasarkan Surat Keterangan Jual Beli yang dimiliki oleh keluarga Bpk. Wemprit Manopo Lahan itu adalah milik mereka, silahkan minta sekdes untuk mengeluarkan Surat Keberatan dari keluarga atas pekerjaan yang sementara berlansung dilokasi tersebut, saya siap menandatangani surat tersebut,” Jelas Reyne Selaku Pejabat Hukum Tua Desa Kakenturan Barat. (FDS)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply