Untuk Lulus 44 Siswa Memilih Ujian di Bawah Pohon

MANADO,megamanado – 44 siswa kelas 9 SMPN 12 Manado memilih mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) di bawah pepohonan.

Keputusan ini diambil para siswa agar bisa lulus SMP, kata Kepala Sekolah, Barni Rompis SPd, Selasa (13/04), jaringan internet di perkampungan yang ada di Kepulauan Bunaken masih cukup sulit, rata-rata siswa juga tidak memiliki Handphone Android.
Sementara itu mereka tidak diijinkan masuk sekolah, pilihan hanya satu guru harus mengumpulkan siswa secara berkelompok dan memberikan ujian.

Selama seminggu ujian seperti ini harus dilakukan padahal untuk memberikan pelayanan ujian, guru-guru harus menempuh jarak yang cukup jauh dengan menggunakan perahu.

“Guru-guru harus naik perahu, terkadang ikut melewati badai, namun apa boleh buat, demi siswa bisa ujian ancaman seperti ini harus dilalui,” ungkapnya.

Rutinitas ini sudah dilakukan sejak pemerintah memberlakukan belajar dari rumah akibat pandemi COVID-19. Padahal dari sisi pembiayaan ini sangat mahal karena ongkos naik perahu cukup lumayan, tetapi demi anak didik tetap harus dilakukan.

Terkadang makan saja tidak cukup sehari-hari, maklum bagi yang sudah Pegawai Negeri Sipil pasti bisa cukup karena memiliki tunjangan tetapi yang hanya sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) mereka terpaksa harus meminjam uang.
Malangnya para THL belum menerima honor selama lebih dari 3 bulan.

Olehnya Barni berharap pemerintah membuka mata dan melihat kondisi para guru THL yang kesejahteraan mereka sangat memprihatinkan.

“Saya berharap pemerintah membuka mata dan memperhatikan kondisi THL di daerah kepulauan seperti mereka,” tandasnya. (cie)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *