Mitra Launching Vaksinasi Covid-19. Bupati : Vaksin Ini adalah Tiket untuk Berpergian Kemana -mana

Mitra Launching Vaksinasi Covid-19. Bupati : Vaksin Ini adalah Tiket untuk Berpergian Kemana -mana

Mitra,Megamanado.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara melakukan launching pemberian vaksin tahap pertama pencegahan Covid – 19 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mitra Sehat, Senin (01/02/21).

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati dan Wakil Bupati, Sekda, Kapolres Mitra, Ketua DPRD Mitra dan beberapa anggota, para Kadis dan Camat, perwakilan FKUB Minahasa Tenggara, Dirut RSUD Mitra serta organisasi profesi Nakes.

Kegiatan tersebut diawali dengan doa serta pembacaan laporan oleh Kepala Dinas Kesehatan Dr. Helny Sonya Ratuliu

Pelaksanaan vaksin ini berdasarkan UU no 36 Thn 2009 Tentang kesehatan, yang menyebutkan bahwa vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam pencegahan terjadinya penyakit, yg merupakan upaya kesehatan masyarakat yang paling efektif dalam mencegah penyakit berbahaya.

Berdasarkan laporan gugus tugas penanganan Covid-19, di Kabupaten Mitra ada 504 kasus yang terkonfirmasi Covid-19, kemudian 7 kasus dalam perawatan, 83 kasus sementara dalam isolasi mandiri serta 395 kasus sudah dinyatakan sembuh.

Karenanya pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara berkomitmen untuk mengakhiri pandemi ini dengan melakukan vaksinasi dengan vaksin yang aman dan efektif.

Dan untuk vaksinasi tahap pertama ini sasarannya yaitu Forkopimda sebanyak 10 orang dan tenaga kesehatan yang tersebar di Rumah Sakit dan Puskesmas sebanyak 631 orang, dengan pelaksana dari Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Sementara Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap SH dalam sambutannya mengatakan, warga Minahasa Tenggara diwajibkan, diharuskan dan berkeinginan untuk divaksin Covid-19.

“Setiap jajaran pemkab Minahasa Tenggara siap divaksin. Karena vaksin ini adalah tiket ketika kita berpergian,” imbuhnya.

Bupati pun menyatakan pernyataan maaf dan penyesalan sedalam -dalamnya, karena setelah ia berkoordinasi melakukan pemeriksaan dengan Dokter pribadinya, ia dinyatakan tidak bisa mengikuti Vaksinasi karena memiliki riwayat Hipertensi.

Demikian halnya dengan Kapolres Mitra Rudy Hartono, Wakil Bupati Jesaya Legi dan Sekda David Lalandos. Mereka tidak bisa divaksinasi karena setelah diperiksa memiliki masalah dalam kesehatan.

Kepada media Bupati berkata jika ia berharap Vaksin Sinovac yang dipesan bisa segera ada, agar masyarakat Mitra bisa melakukan vaksinasi secepatnya.

Dan dalam Minggu ini, Bupati akan melakukan Rapid Antigen kepada seluruh ASN, THL, Hukum Tua, Lurah, Perangkat Desa , termasuk para Wartawan. Begitupun dengan jajaran Kepolisian dan TNI

” Kalau teman-teman Wartawan tidak mengikuti Rapid Antigen, maka saya tidak mengizinkan untuk mengunjungi setiap SKPD,” tukasnya.

Diketahui, Ketua Dewan Marty Ole menjadi orang yang pertama di Minahasa Tenggara yang divaksin setelah lolos dalam beberapa tahap pemeriksaan Covid-19.

Begitu juga dengan Kadis Kesehatan berhasil divaksin tahap pertama, karena telah teruji kelayakannya.

Kemudian diikuti oleh forkopimda bersama tenaga medis di RSUD Mitra Sehat, yang telah diatur sesuai jadwal melalui pemberitahuan lewat SMS.

Ketua Dewan Mitra Marty Ole, divaksin Covid-19
Kapolres Mitra AKBP, Dr. Rudy Hartono cek kesehatan sebelum divaksin Covid-19

Berdasarkan mekanisme, sebelum divaksin mereka juga harus melalui beberapa tahap pemeriksaan untuk mengetahui apa layak atau tidak dalam melakukan Vaksinasi Covid-19. ( nji)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply