Rakornis BP2MI Perkuat Sinergitas Pusat-Daerah untuk Penempatan dan pelindungan PMI

Sambutan Kepala BP2MI Benny Rhamdani

Manado, megamanado.com– Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Penguatan Tata Kelola Penempatan dan Perlindungan PMI di Hotel Sintesa Peninsula Manado.

Kegiatan ini dibuka Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah secara virtual, Sabtu (21/11/2020). Seluruh Kepala Unit (UPT) provinsi, Satgas Pemberantasan Sindikat, Disnakertrans Provinsi, Atase Ketenagakerjaan dan Asosiasi P3MI mengikuti kegiatan ini.

Read More

Dalam kesempatan itu Kepala BP2MI Benny Rhamdani kembali menegaskan komitmennya untuk memerangi sindikat pengiriman ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mantan anggota DPD RI itu akan memimpin langsung peperangan melawan sindikat pengiriman ilegal PMI tersebut.

“Sindikat pengiriman ilegal PMI harus dihentikan. Negara harus hadir dan memberikan perlindungan serta kenyamanan bagi warganya, termasuk para PMI,” ujar  Benny.

Selama ini warga mempertanyakan kehadiran negara terhadap perlakuan PMI yang kurang baik di luar negeri. Itu karena mekanisme pengirimannya sudah menyalahi aturan. 

Publik berpersepsi jika PMI rentan dengan masalah dan identik dengan pekerja rendahan. Mirisnya negara  seperti mengabaikan permasalahan tersebut.

 “Di era saya semua itu tidak boleh terjadi.  Yang masih coba mau main-main akan kami sikat,” Benny menegaskan.

Mantan aktivis 98 ini menyebut PMI sebagai pahlawan, pejuang devisa dan pahlawan bagi keluarganya. “Mereka telah memberikan kontribusi besar kepada negara dengan menghasilkan remitansi Rp 159,6 triliun yang hampir setara dengan sektor migas,” ungkap Benny.

Untuk itu BP2MI wajib memberi perlindungan terhadap para pejuang devisi itu. Pelindungan kepada PMI kini mencakup pada aspek sosial, ekonomi dan hukum. “PMI layak dijadikan warga negara VVIP,” ucapnya.

Dalam konteks itu, BP2MI akan terus memperkuat sinergitas pusat dan daerah serta para pemangku kepentingan dalam tata kelola penempatan dan pelindungan PMI.  “Sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa Pelindungan kepada PMI harus diberikan secara menyeluruh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki,” kata Benny lagi.

Kegiatan Rakornis yang dijadwalkan tiga hari, 21-23 November itu merupakan rangkaian peringatan Migrant Day yang jatuh pada 18 Desember 2020 mendatang.

BP2MI telah melaksanakan rangkaian Migrant Day di beberapa daerah potensial pekerja migran. Setelah menyambangi Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, dan Banten, peringatan rangkain kegiatan Migrant Day berlangsung di Sulawesi Utara yang dirangkai dengan Rakornis BP2MI Tahun 2020.

Selain menguatkan sinegritas para pemangku kepentingan, Rakornis ini dilakukan untuk mematangkan rencana aksi dan program prioritas BP2MI sejalan dengan UU No.17 Tahun 2017.

“Pak Benny Rhamdani mendorong sinergi melalui kerja-kerja bersama, kolaboratif dan koordinatif antar K/L, unsur-unsur penyelenggara pemerintahan daerah untuk semakin memperkuat pelindungan PMI secara menyeluruh,” ujar Kepala UPT BP2MI Manado, Hard F. Merentek. (*/nji)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts