Komendan Kodim 1301/Sangihe Temui Saksi Hidup Ade Irma Suryani Nasution

SANGIHE, megamanado com– Komandan Kodim 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmat Christanto, S.I.P, Kamis (18/6/2020) mengunjungi rumah Alphia Makasebape, pengasuh dari Alm. Ade Irma Suryani Nasution putri dari Jenderal Abdul Haris Nasution yang menjadi korban dalam peristiwa penculikan 7 Jenderal pada peristiwa G30S/PKI tahun 1965 silam.

Alphia Makasebape yang kini telah berusia 84 tahun tinggal di Kelurahan Dumuhung, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pada kesempatan tersebut Dandim 1301/Sangihe, Letkol Inf Rachmat Christanto, S.I.P memberikan bingkisan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada pengasuh Ade Irma bersama keluarga.

Read More

Saat ditemui Alphia Makasebape nampak berkaca-kaca dan terharu saat bertemu Dandim 1301/Sangihe beserta rombongan yang telah mengunjunginya.

Sambil terisak, Alphia Makasebape menceritakan kejadian kelam masa lalu, saat terjadi usaha penculikan Jendral A.H Nasution hingga mengakibatkan meninggalnya putri bungsu dari sang Jendral A.H Nasution bernama Ade Irma Suryani Nasution, yang saat itu tengah diasuh olehnya.

Dalam kesempatan tersebut Alphia mengucapkan terimakasih atas perhatian Dandim 1301/Sangihe beserta rombongan, yang telah menyempatkan diri berkunjung kerumahnya. Dia meminta bantuan kepada Dandim 1301/Sangihe agar dapat mengusahakan foto monumen Makam dari Alm. Ade Irma Suryani Nasution.

Dandim 1301/Sangihe, Letkol Inf Rachmat Christanto, S.I.P mengatakan,” Pihak Kodim 1301/Sangihe akan berusaha mencarikan foto monumen Makam dari Alm. Ade Irma Suryani Nasution, sebagai kenang-kenangan untuk Oma Alphia Makasebape. Kita akan selalu siap membantu bila di butuhkan,” pungkasnya. (e’Q)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *