MegaMANADO– Agen E-Roll out penerimaan transaksi QR Code melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) perbankan terus meningkat. Makanya penambahan fitur QR code di EDC terus didorong.
Tapi, Agen E-Warong Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) justru kecewa. Pasalnya mesin Elektronik Data Capture (EDC) Bantuan Sosial (Bansos) yang diajukan mereka kepada pihak bank Mandiri Cabang Tugumulyo Kabupaten OKI, tak kunjung selesai dan diserahkan oleh pihak bank kepada agen E-Warong.
Mirisnya, mereka merasa direpotkan dan terpaksa harus mondar-mandir mencari pinjaman mesin EDC Bansos milik dari E-Warong lain. Jelas mereka saat di-jumpai pewarta dikediamanya. Minggu, 07 Juni 2020.
Karena kejadian tersebut, agen E-Warong Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI sepakat membuat surat pernyataan, bahwasanya benar dari agen E-Warong Kecamatan Pedamaran aktivitas dari penyalurannya mereka kepada KPM terhambat dan dirugikan oleh pihak bank Mandiri Cabang Tugumulyo Kabupaten OKI.
Agen E-Warong pun berharap dengan adanya surat pernyataan dan pemberitaan ini, kepada pihak Bank Mandiri Cabang Tugumulyo Kabupaten OKI diharapkan bisa melakukan pembenahan, agar mesin EDC Bansos yang mereka telah lama ajukan segera selesai dan dapat diserahkan kepada mereka sebagai dari agen E- Warong di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI.
Ditemui ditempat berbeda, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pedamaran Kabupaten OKI, Yudhi Lesmana mengatakan kalau benar jika di Kecamatan Pedamaran belum ada dikirimkan mesin EDC Bansos oleh pihak Bank Mandiri cabang Tugumulyo kepada warung-warung yang ditunjuk secara resmi.
Sesuai informasi yang didapat dari agen E-Warong sendiri mengatakan kepada dirinya kalau sudah melengkapi berkas mereka terhitung di bulan Agustus 2019 lalu namun hingga sekarang realisasi pengiriman mesin EDC Bansos-nya belum juga ada yang datang di Kecamatan. ungkap Yudhi saat ditemui Pewarta ini di kediamannya.
Dari informasi yang didapat, hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Mandiri Cabang Tugumulyo Kabupaten OKI, melalui dua oknum pegawainya saat dihubungi oleh Pewarta melalui via WhatsApp-nya, tidak memberikan keterangan sedikitpun dan belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut. (***)
