Pasar Ditutup dan Air PDAM Mampet, Lengkap Sudah ‘Penderitaan’ Warga Remboken

Pasar Remboken (Foto: dok MMC)

Remboken, megamanado.com- Ketersediaan air bersih salah satu hal penting dalam menekan penyebaran coronavirus disease atau covid-19. Ketersedian air bersih ini yang menjadi keresahan masyarakat Remboken.

Dua pekan terakhir air PDAM di wilayah ini  mampet. Padahal mereka butuh air bersih sebagai senjata awal melawan virus tak berwujud itu. Apalagi Remboken menjadi pusat perhatian di Minahasa mengingat satu warganya disebut sudah positif covid-19.

Read More

“Ya, kurang lebih dua minggu air PDAM mampet. Jika keadaan seperti ini sulit  memenuhi anjuran pemerintah untuk selalu cuci tangan dan menjaga kebersihan,”kata Lano, salah satu warga Desa Kima, Kecamatan Remboken kepada wartawan Rabu (15/4/2020).

Masyarakat pun terpaksa keluar rumah menimba air di kuala. “Kalau hujan kami buat penampungan air.  Itu yang kami gunakan untuk pemenuhan kebutuhan air. Jujur torang menderita karena tak ada air bersih,” ucap warga lainnya.

Penderitaan masyarakat makin lengkap karena Pasar Remboken sudah beberapa hari ditutup. Penutupan Pasar Remboken ini ditengarai karena sudah ada satu warga Remboken yang positif terpapar covid-19.

Ada kekhawatiran warga lain yang sempat kontak fisik dengan pasien bisa menularkan virus ini di tempat keramaian seperti pasar sehinga ditutup sementara. “Lengkap sudah ini penderitaan. Mau belanja di mana? Bansos dari pemerintah juga tidak cukup. Tolong wartawan sampaikan keluhan kami ini ke Pemkab Minahasa,” ungkap Grace, warga Remboken.

Masyarakat berharap Pemkab Minahasa bisa mendengar keluhan mereka. “Saat ini kami merasa berjuang sendiri,” ujar salah satu ibu yang tak mau dipublish namanya.(ges)




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *