Manado, MMC- Tak punya niat maju pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, nama Jurani Rurubua justru muncul di survei. Politisi cantik yang saat ini menjadi personil Komisi II DPRD Manado itu terbaca dalam poling atau survei yang diadakan harian terbesar di Sulut, Manado Post.
Dari 52 nama yang dimunculkan masyarakat, politisi yang didapuk Forum Pemantau Parlemen (PPS) Sulut sebagai legislator terbaik dan berdedikasi untuk triwulan pertama 2019 itu di posisi ke-15. Ini semacam kejutan, sekaligus adanya perubahan pola pandang warga tentang sosok yang mereka dambakan menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado.
“Warga Manado ternyata mengikuti sepak terjang atau kiprah sejumlah tokoh, termasuk Jurani. Meski tak pernah menyatakan diri maju, namanya diinginkan banyak kalangan menjadi suksesor GS Vicky Lumentut. Ia dimunculkan karena kepeduliannya terhadap warga kurang mampu,” kata pengamat politik Jack Sumerar kepada wartawan di Manado, Senin (25/11/2019).
Lantas apa kata Jurani soal namanya yang muncul dalam survei tersebut? Kepada wartawan, Jurani menyampaikan terima kasih atas sokongan dari masyarakat. “Saya mengapresiasi dukungan masyarakat dan penyelenggaraan survei soal kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado,” ucap salah satu Tonaas Laskar Manguni Indonesia (LMI) ini.
Namun begitu, Bendahara HKTI Manado ini rupanya belum punya niat maju Pilwako 2020. Ia lebih memilih menunaikan tugasnya di DPRD Manado.
“Saya ini pendatang baru di dunia politik, jadi tak mau takabur. Saya baru beberapa bulan duduk di DPRD Manado. Istilah Manado belum kemari so ke sana,” katanya dengan senyum.
Jelas sekali jika Wakil Ketua DPD PSI Sulut ini tak mau mengecewakan masyarakat Singkil dan Mapanget yang sudah memilihnya di DPRD Manado. “Mereka sudah memilih saya. Sebagai wakil rakyat, saya harus bekerja dengan baik,” ungkapnya.
Ia sendiri melihat banyak figur potensial yang dapat memimpin Manado. “Kewajiban kita memilih dan menyeleksi calon terbaik sehingga Manado punya pemimpin yang layak diandalkan,” kata Rani, sapaan akrap politisi berdarah Toraja dan Minahasa ini. (nji)
