MANADO – Gerakan membaca merupakan kunci untuk mencerdaskan masyarakat Sulawesi Utara.
Oleh sebab itu Dr Jansje Timporok membuat sebuah terobosan dengan menyelesaikan sebuah buku dengan judul “Pengantar Literasi” Ia menilai kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah dan memahami informasi diperlukan sebuah panduan.
“Buku ini diciptakan agar masyarakat Sulut memiliki panduan untuk membaca atau menulis,” bebernya Selasa (10/04).
Menurutnya untuk melakukan aktivitas membaca dan menulis, dibutuhkan alat pandu yang tepat. Buku merupakan alat yang dinilai sesuai dan efektif.
“Buku adalah jendela dunia, itu tepat karenanya saya menciptakan buku pengantar literasi,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan keterampilan dan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung, serta memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari, merupakan bagian dari literasi.
“Membaca, menulis, berhitung, merupakan komponen utama sebagai manusia moderen, dan itu terus disempurnakan, itulah alasan buku ini,” tandasnya. (buf)
