Urai Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Jerry Sambuaga Tampil Memukau di Metro TV

Jerry Sambuaga (foto: nji/mmc)

JAKARTA-Kepiwaian berdebat dan berdiplomasi kembali ditunjukkan Jerry Sambuaga. Anggota DPR RI asal Sulawesi Utara (Sulut) itu tangkas menangkis serangan yang ditujukan untuk pemerintahan Jokowi saat menjadi salah satu narasumber dalam acara bertajuk Diplomasi Luar Negeri dalam Debat Pilpres di Metro TV, Kamis (28/3/2019) malam.

Calon legislatif (caleg) nomor urut 1 Partai Golkar untuk DPR RI dari daerah pemilihan Sulut ini membeber konsistensi dan kepiwaian Jokowi menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Ia mematahkan argumen kegagalan Indonesia di tangan Jokowi dalam memainkan peran di kancah politik dunia.

Read More

Ketua Pemuda dan Mahasiswa Minahasa di Jakarta ini menilai Indonesia sukses memainkan peran dalam kancah politik internasional. Salah satunya menurut dia, Indonesia sukses terpilih menjadi anggota dewan keamanan tidak tetap PBB untuk periode 2019-2020.

Jery Sambuaga (tengah) dalam dialog di Metro TV (foto: nji/mmc)

“Isu Rohingya dan Yerusalem sebagai ibukota Israel menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Barat menyebut Indonesia dengan muslim terbesar dan populasi keempat terbesar di dunia sangat demokratis,” ucap Ketua Bapilu Partai Golkar Sulut dan Gorontalo ini.

Dalam acara yang dipandu jurnalis Metro TV Fitri Megantara itu, Jerry membantah tudingan Jokowi mengutamakan tenaga kerja asing atau TKA.“TKA di Indonesia hanya 0,01 atau yang terendah di Asia Tenggara dan dunia. Pak Jokowi lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal,” katanya.

Bahkan tak hanya tenaga kerja dalam negeri, Jokowi menurut putra mantan Menteri Tenagara Kerja dan Menteri Perumahan Rakyat Theo Sambuaga ini juga melindungi pekerja Indonesia di luar negeri. “Siti Aisyah bisa bebas dan pulang selamat karena ada political will dari pemerintahan Jokowi,” ujarnya.

Politisi yang didapuk Forum Pemantau Parlemen (FPP) sebagai  Legislator Terbaik Senayan dan Paling Menjanjikan ini menanggap politik luar negeri yang bebas aktif masih sangat relevan dan memberi manfaat secara ekonomi dan politik untuk Indonesia.

“Karena politik luar bebas aktif, Jepang dan Tiongkok bersaing untuk membangun kereta cepat di Indonesia. Banyak negara berlomba-lomba untuk berinvestasi di Indonesia,”Jerry memaparkan.

Konsistensi Jokowi menjalankan politik luar negeri bebas aktif menurut calon Wakil Ketua DPP AMPI ini juga berhasil mendatangkan benefit dengan adanya kerja sama bilateral dengan beberapa negara. Jerry mencontohkan deal 56 juta dolar USA dari kerja sama dengan Rusia di sektor kelapa sawit. “Negara lain juga antusias bekerja sama dengan Indonesia,” ujar doktor politik dari Univesitas Indonesia ini.

Jerry juga memuji kebijakan luar negeri Jokowi yang berbasis kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Pun ia mengapresiasi lobi-lobi internasional Jokowi yang berdampak baik untuk ekonomi dalam negeri.

“Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali misalnya membawa momentum dan potensi strategis bagi Indonesia. Dampaknya terhadap ekonomi sungguh luar biasa,” ucapnya.

Selain Jerry Sambuaga, narasumber yang ikut dihadirkan pada diskusi yang disiarkan secara langsung Metro TV itu adalah tiga politisi senior yakni Syarifudin Hasan (Demokrat), Jazuli Juwaini (PKS) dan Supiadin Aries (Nasdem). Dua  narasumber lainnya adalah akademisi UI Alexius Jemadu dan Direktur SMRC Djayadi Hanan. (nji)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *