Seru..!! Komaling dan Dalanggo Berdebat Soal Pemekaran di Talk Show LSE 2019

Beberapa pimpinan DPRD menjadi narasumber pada talk show LSE 2019 (foto: cici/mmc)

MANADO-Talk show pertama di Legislative SulutGo Expo 2019, Rabu (13/3/2019) malam menyuguhkan keseruan. Dua politisi yang menjadi narasumber, Oktohari Dalanggo dan Welty Komaling terlibat dalam debat kusir soal pemekaran.

Perdebatan dimulai ketika Oktohari menanggapi pernyataan  Welty mengenai beban pembiayaan yang dirasakan kabupaten induk.  “Pemekaran itu harus dilihat untuk mempercepat pembangunan. Tak ada beban karena pembiayaan juga langsung berpindah ke kabupaten yang baru dimekarkan,” kata politisi Partai Golkar ini.

Read More
Sejumlah mahasiswa berfoto bersama narasumber (foto: cici/mmc)

Okto mengaku ikut membidani beberapa daerah baru. “Ada anggaran yang disediakan untuk mempermudah layanan publik,” ujarnya.

Welty kemudian memberikan tanggapan balik. Ketua DPRD Kabupaten Bolmong itu memberikan contoh bagaimana proses pemekaran di daerahnya. “Bayangkan sebagai kabupaten induk, kami memberikan kantor dan fasilitas lainnya untuk daerah yang baru dimekarkan. Kami keluar dari sanam lalu membangun sendiri kantor dan sarana baru,” ungkapnya.

Bolmong sebagai kabupaten induk menurut politisi PDIP itu memperlihatkan tanggung jawab untuk ikut membesarkan ‘anaknya’.  “Ini yang mungkin Pak Oktohari tak ketahui,” ucapnya.

Diskusi yang dipandu doktor politik dari Universitas Sam Ratulangi, Stefanus Sampe itu berlangsung dinamis. Peserta talk show yang mayoritas mahasiswa antusias memberikan tanggapan.

Kehadiran  Reiner Oeintoe juga makin menghidupkan diskusi. Pengamat sosial dan politik paling populis di Manado itu banyak menyentil kebiasaan buruk wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanannya kepada masyarakat. (*/nji)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts