Awali Masa Reses Pertama 2018, Pimpinan DPRD Manado Terima Setumpuk Aspirasi untuk Diperjuangkan

Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone berdialog dengan ratusan warga yang hadir (foto: ist)

Liputan Khusus

MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, memulai gelaran reses pertama medio Maret 2018.  Masa reses pertama ini diawali oleh Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone dan Wakil Ketua Richard Sualang pada Selasa  (27/3/2018).

Read More

“Kegiatan reses adalah masa dimana DPRD Kota Manado tidak memiliki agenda rapat termasuk paripurna. Nah, untuk mengisi kekosongan agenda, dilaksanakan reses dimana para anggota DPRD Kota Manado melakukan pertemuan dengan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing,” kata Ketua DPRD Kota Manado Noortje Henny Van Bone.

Ratusan warga yang hadir antusias mengikuti reses Ketua DPRD Manado Noortje Vam Bone (foto: ist)

Menurutnya, reses  menjadi agenda penting untuk DPRD Kota Manado, karena para anggota DPRD akan mendapatkan masukan permasalahan dari masyarakat secara langsung untuk dibawa sebagai pembahasan di lembaga DPRD Manado.

“Aspirasi-aspirasi masyarakat ini akan diperjuangkan di lembaga dewan. Ini juga dijadikan bahan rekomendasi untuk pemerintah agar supaya ditindaklanjuti, ujar Van Bone saat menggelar reses di Lingkungan Dua, Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario.

Ketua DPRD Manado didamingi sejumlah instansi terkait (foto: ist)

Kurang lebih 400-an warga menghadiri reses Ketua  DPRD  Manado ini. Setumpuk aspirasi pun mereka titipkan kepada srikandi pertama yang menjadi Ketua  DPRD  Manado itu.

Setumpuk aspirasi itu antara lain masalah banjir 2014, pelayanan kesehatan, bantuan warga lanjut usia, air bersih,  distriubsi raskin, kebersihan lingkungan dan masalah sosial lainnya. “Terima kasih karena Ketua DPRD Manado mau menjemput langsung aspirasi di wilayah Sario,” kata Devy Sepang, salah satu warga yang hadir.Noortje sendiri menyampaikan terima kasih atas antusiasnya warga yang membanjiri kegiatan reses tersebut.

“Tentunya sebagai wakil rakyat, sudah menjadi keharusan dan kewajiban saya untuk memperjuangkan aspirasi warga. Apa yang telah disampaikan warga, tentu akan menjadi perhatian kami, agar kedepannya mengusulkan kepada pemerintah untuk diprogramkan dan direalisasi,” kata Noortje.

Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang menjawab pertanyaan masyarakat (foto: ist)

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Manado Richard Sualang yang menggelar reses di Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh ratusan warga untuk menyampaikan aspirasi mereka, di antarantya soal keberadaan taksi online, iuran retribusi sampah, keberadaan program Universal Coverage (UC), pengawasan penduduk, pengawasan penjualan ehabond, perbaikan drainase dan lampu jalan.

Suasana reses Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang (foto: ist)

“Untuk pengawasan penduduk memang selalu dilakukan oleh pihak yang berwajib, karena memang Sulut ini menjadi target yang empuk bagi mereka yang ingin memecah belah bangsa ini. Saya harap di tingkat kelurahan juga selalu diaktifkan program pengamanan lingkungan. Keberasaan Taksi Online saat ini sementara dibahas untuk pembuatan Pergub oleh Gubernur Sulut, nantinya kita ikuti saja peraturan apa yang dikeluarkan asalkan semua pihak tidak dirugikan,” ujar Sualang.

Kawula muda banyak menghadiri reses Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang (foto: ist)

Reses pertama tahun 2018 yang digelar DPRD Kota Manado akan berlangsung selama sepekan ke depan. Semua legislator Manado turun langsung menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. (buf turangan/alx)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MEGA MANADO di GOOGLE NEWS

Related posts