MINUT—Aksi protes dilakukan beberapa perangkat Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan dan sejumlah warga kepada Kepala Desa atau Hukum Tua (Kumtua) mereka, Selasa (6/2/2018). Aksi protes itu dilakukan karena Kumtua Desa Batu, Jerry Nixon Sampelan diduga memberhentikan lima perangkat desa secara sepihak.
Para warga yang turun aksinya menyegel kantor Kumtua. Untungnya Inspektorat Minut segera memfasilitasi pertemuan di Balai Desa. Dalam pertemuan tersebut warga meminta Pemkab Minut mencopot Kumtua Desa Batu.
“Kami tidak terima, karena diberhentikan secara sepihak oleh Kumtua. Kami menerima surat pemberhentian pada hari Senin pagi tanpa pemberitahuan. Tiba-tiba sekitar pukul 09.00 Wita sudah dilantik maweteng baru menggantikan kami,” ujar Jhony Rau salah satu perangkat desa yang diberhentikan.
Demi memperkuat suara mereka menurunkan Kumtua Desa Batu, warga ramai-ramai mengumpul tanda tangan hingga sedikitnya mencapai 350. Bahkan mereka mengaku sudah melaporkan hal ini ke Bupati Minut Vonnie Panambunan, Ketua Dewan, Inspektorat serta Dinsos-PMD Minut.
“Selain Kumtua, kami juga berharap pemerintah menggantikan posisi Ketua dan Sekretaris BPD. Sebab, Ketua BPD merupakan orang tua dari Kumtua. Bagaimana desa ini akan maju, jika semua pemerintahan di desa ini dikuasai keluarga Kumtua,” tegas Maisye Rau.
Kumtua Desa Batu Jerry Nixon Sampelan saat dikonfirmasi mengatakan jika pemberhentian Maweteng dilakukan, karena mereka sudah turun melakukan permintaan tanda tangan ke warga untuk melengserkan dirinya. Sementara untuk pemberhentian ketua BPD, kata Sampelan, itu bukan kewenangan warga dan pemerintah desa.
Pelantikan ketua BPD menurut dia dilakukan oleh Bupati Minut sehingga yang memiliki wewenang melakukan pemberhentian adalah Pemkab Minut. “Perangkat desa diganti karena ada yang mengundurkan diri dan juga sudah meninggal sehingga sepatutnya ada pengisian jabatan yang lowong,” tandas Sampelan.
Untuk menjaga tidak terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan, sedikitnya 150 warga Desa Batu yang melakukan aksi protes di kantor Kumtua dijaga ketat pengawalan dari pihak Polsek Likupang yang dibantu Polres Minut. (ib/sis/nji)