CEP Pimpin Golkar, Konstelasi Politik Menuju Pilgub Sulut Berubah

  • Whatsapp
CEP menyampaikan sambutan usai terpilih secara aklamasi pada Musdalub Partai Golkar Sulut di Jakarta (foto: ist)

JAKARTA– Tampuk kepemimpinan di Golkar Sulut kini beralih ke Christiany Eugenia Paruntu ata CEP. Politisi cantik yang saat ini menjabat Bupati Minsel itu terpilih secara aklamasi pada pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Golkar Sulut, Senin (23/10/2017), di Hotel Menara Peninsula Jakarta.

CEP dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader partai yang telah mempercayakan tanggung jawab tersebut. Menurut dia, kepercayaan dari seluruh kader partai berlambang beringin Nyiur Melambai merupakan anugerah Tuhan.

“Kepada seluruh kader dan simpatisan mari kita rapatkan barisan, tinggalkan semua persoalan yang terjadi, saatnya kita satukan hati untuk membangun partai yang kita cintai ini, dengan begitu nantinya partai Golkar akan berjaya di provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Secara khusus, ia menghaturkan terima kasih kepada mantan Ketua DPD I Golkar Sulut Vreeke Runtu yang telah melaksanakan tugas membesarkan Golkar di Sulut.

Sementara itu, Ketua Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Daerah Freddy Latumahina mengatakan bahwa sebelumnya sudah pada Musdalub ini, telah diperoleh kesepakatan untuk memilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE atau Tetty Paruntu sebagai Ketua DPD I Sulawesi Utara (Sulut).

“Kita sepakat ibu Ketua DPD Minsel, ibu Tetty Paruntu untuk memimpin kita kedepan periode 2017-2020, yang secara spontanitas langsung disetujui oleh seluruh peserta Musdalub yang hadir,” katanya.

Bahkan dikesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Sulut, Hamka Kady dihadapan para peserta mengakui sangat bahagia.

“Saya adalah orang yang paling bahagia malam ini. Bahagianya saya adalah karena telah ditemukannya kesepakatan antara atas dan bawah. Saya juga bahagia karena telah menyelesaikan dengan baik atas dukungan semua pihak. Tentu juga atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa,” tukas Hamka Kady.

Terpilihnya CEP ini menurut pengamat politik Sulut, Johan Saerang akan mengubah konstelasi politik menuju Pemiluhan Gubernur (Pilgub) Sulut.  Golkar, kata dia, kemungkinan besar mengusung kader sendiri. “Kader itu adalah CEP, sang ketua baru. Golkar akan bergerak mulai saat ini untuk mengantar dia kursi gubernur,” ujarnya.

Ia melihat positif  keberadaan CEP di tampuk pimpinan Golkar Sulut.  “Ada semacam gairah baru bagi kader Golkar untuk membangkitkan kejayaan kembai Golkar.  Keberadaan CEP juga akan merangsang PDIP dan Olly Dondokambey untuk terus  melakukan konsilidasi untuk tetap menjadi penguasa di Sulut. Belum lagi dengan sosok Vonny Anneke Panambunan (VAP) sebagai Ketua Umum Gerindra Sulut,” kata Johan lagi. (nji)

 

Related posts